Zero Covid-19, Karimunjawa Belum Dibuka untuk Wisatawan

oleh -5 views

Jepara: Kepulauan Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, menjadi satu-satunya wilayah yang nihil kasus kasus covid-19, di Jawa Tengah. Namun, hingga kini aktivitas pariwisata di wilayah itu belum dibuka.
 
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengungkapkan Kepulauan Karimunjawa seluas 1.500 hektare daratan dan 110.000 hektare perairan dengan jumlah penduduk 9.514 jiwa yang menghuni kawasan Karimunjawa, Kemojan, Genting, Parang, Menjangan, dan lainnya sejak awal pandemi covid-19 masih tetap aman.
 
“Warga Karimunjawa sudah paham dengan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 ini,” kata Dian, Rabu, 12 Agustus 2020.




Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut dia, selama ini warga Karimunjawa sangat bergantung pada kedatangan turis karena penopang utama perekonomian berasal dari aktivitas pariwisata. Mulai dari pembukaan usaha warung makan, tempat penginapan hingga produksi kerajinan tangan untuk oleh-oleh.
 
Baca juga:Letak Geografis, Alasan Kota Depok Rawan Penularan Covid-19
 
“Namun hingga kini kawasan pariwisata Karimunjawa belum bisa dibuka dan cukup memberatkan perekonomian warga,” ungkapnya.
 
Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi telah mengunjungi kawasan wisata Karimunjawa untuk mengecek persiapan wilayah itu dibuka kembali. Namun Ganjar Pranowo mengatakan penutupan Karimunjawa bagi wisatawan utuk mencegah penularan covid-19. Saat ini pelayaran yang boleh masuk ke kepulauan itu hanya logistik dan warga lokal.
 
Untuk mempersiapkan dibuka kembali kawasan wisata Karimunjawa, Pemprov Jawa Tengah akan mengkaji lagi dan melakukan pertimbangan mendalam tentang pelaksanaan protokol kesehatan ketat dan kebiasaaan terhadap kondisi baru.
 
“Sebelum dibuka seluruh obyek dan tempat wisata harus disiapkan secara matang, dari membiasakan warga sekitar dengan protokol kesehatan juga sterilisasi wilayah, sehingga perlu simulasi dan latihan dulu,” jelasnya. (Akhmad Safuan)
 

(MEL)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *