Wisata Kali Cawang Banjarpanepen Sumpiuh Mulai Ramai, Rombongan Tak Bermasker Terjaring Razia

oleh -13 views

Wisata Kali Cawang Banjarpanepen Sumpiuh Mulai Ramai, Rombongan Tak Bermasker Terjaring Razia



By:
Date Uploaded:
Description: Wisata Kali Cawang Banjarpanepen Sumpiuh Mulai Ramai, Rombongan Tak Bermasker Terjaring Razia





PERIKSA : Rombongan asal Cilacap yang tidak menggunakan masker terjaring razia saat hendak beriwisata di Kali Carang Desa Banjarpenepen, Minggu (12/7). FIJRI/RADARMAS

BANYUMAS-Rombongan keluarga asal Jalatunda, Cilacap tidak memakai masker terjaring operasi wajib masker di area wisata Kali Cawang Desa Banjarpanepen. Bahkan dua diantaranya memiliki suhu tubuh di atas 37 derajat celsius.

Tim gugus tugas covid-19 setempat mencatat terdapat delapan orang rombongan. Dua orang suhu tubuh 37,6 dan 37,2 derajat celsius. Keduanya ketika ditanya oleh tim menyatakan tidak sedang mengalami sakit.

Meskipun demikian, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Tim menyarankan agar keduanya memeriksakan kesehatannya.

“Apalagi mereka orang luar wilayah. Jadi, supaya periksa dulu karena suhu badan tinggi dan bepergian jauh tanpa masker,” terang Bhabinkamtibmas Polsek Sumpiuh Bripka Eko Hermawanto, Minggu (12/7) di lokasi.

Setelah diperiksa Tim, rombongan diperbolehkan kembali melanjutkan aktivitas. Berdasarkan pengakuan, rombongan dalam perjalanan menuju rumah saudara. Tim memberikan masing-masing satu masker sebagai alat pelindung.

Objek wisata Kalicawang di Desa Banjarpanepen sudah kembali buka sekitar satu minggu yang lalu. Pengunjung masih ada yang kedapatan tidak memakai masker.

Baca Juga:
Kapal Nelayan Terhantam Ombak, Satu Orang Ditemukan Meninggal, BMKG : Tinggi Ombak Bisa 6 Meter
Setelah Swab Pasar Wage, Bupati : Satu Pedagang Pasar Manis Terkonfirmasi Positif Covid-19

Babinsa Koramil 10 Sumpiuh Serka Wartadi menyebut sektor wisata mulai bergeliat. Hal tersebut ditandai oleh antusiasme kunjungan masyarakat.

“Kembali pada kesadaran masyarakat dalam pencegahan penularan corona virus. Tapi, tidak bisa juga masyarakat sendiri. Peran serta pemerintah desa tidak kalah pentingnya,” tukas Serka Wartadi.

Terlebih Desa Banjarpanepen memiliki fasilitas publik dengan beberapa titik lokasi wisata. Sehingga, rentan menjadi tempat kerumunan. Oleh karena itu, Serka Wartadi menekankan agar operasi wajib masker lebih diintensifkan oleh tim gugus tugas desa. (fij)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *