Terdampak corona, Solusi Bangun Indonesia (SMCB) menutup sejumlah fasilitas produksi

oleh -51 views

ILUSTRASI. Solusi Bangun Indonesia (SMCB) memperkirakan penghentian akan berlangsung hingga lebih dari tiga bulan.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pandemi Covid-19 berdampak pada penghentian sebagian operasional PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) dan entitas anaknya. SMCB memperkirakan penghentian akan berlangsung hingga lebih dari tiga bulan.

SMCB menutup sementara beberapa fasilitas produksi semen klin di Pabrik Tuban, Cilacap, dan Narogong. Anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) ini juga menutup sementara fasilitas cement mill di Narogong, Cilacap, Tuban. Penutupan dipicu permintaan yang menurun akibat Covid-19.

“Pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan besar juga tertunda karena keterbatasan resources, serta dalam rangka menghindari interaksi orang banyak,” ungkap manajemen Solusi Bangun Indonesia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/6).

Baca Juga: Penjualan Semen Indonesia (SMGR) Diprediksi Turun, Ini Rekomendasi untuk Saham SMGR

Tidak hanya pada segmen usaha semen, segmen usaha beton siap pakai milik entitas anak SMCB juga terdampak. Untuk sementara, kegiatan operasi produksinya juga dihentikan. Penghentian itu berlaku untuk batching plant (BP) di Legok (Banten), BP Ciwandan (Banten), BP Dadap (Jakarta), BP Pondok Indah (Jakarta), BP Pulogadung 1 (Jakarta), BP Cibitung (Jawa Barat), dan BP Rungkut (Surabaya).

Sementara untuk unit produksi aggregate juga melakukan penyesuaian operasional mulai dari mengurangi jam produksi sampai dengan penghentian sementara produksi.

Dengan adanya penghentian operasional ini, diprediksi pendapatan SMCB akan berkurang tidak lebih dari 25% timbang tahun 2019. Akan tetapi, untuk laba bersihnya diperkirakan terkoreksi lebih dalam antara 25% hingga 75%. Asal tahu saja, tahun lalu Solusi Bangun Indonesia mengantongi pendapatan bersih hingga Rp 11,06 triliun dan laba bersih hingga Rp 499,05 miliar.

Baca Juga: Gara-gara corona, kinerja Solusi Bangun (SMCB) diprediksi tertekan di kuartal II-2020

Walau kinerja topline dan bottom line terpengaruh, SMCB menyatakan Covid-19 tidak mempengaruhi kewajiban keuangan jangka pendek yang dimiliki perusahaan semen ini.

Sekadar informasi, sejauh ini SMCB belum merumahkan maupun mengenakan PHK kepada karyawan. Akan tetapi dalam keterbukaan informasi itu dijelaskan jumlah karyawannya berkurang, dari sebelumnya 2.434 karyawan pada akhir tahun 2019 menjadi 2.388 karyawan per Mei 2020.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *