Telaga Warna Mulai Bersolek Lagi — RADARSEMARANG.ID

oleh -613 views

Sejumlah petugas BKSDA Jateng membenahi kawasan Telaga Warna dengan menanam 100 bambu cendani akhir pekan (13/6/2020) lalu. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Sektor pariwisata sampai saat ini masih terhenti. Hal ini justru dimanfaatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Jawa Tengah untuk mempersiapkan kawasan Telaga Warna Dieng dengan  mempercantik tempat rekreasi tersebut Sabtu (13/6/2020).

“Sudah sekian lama tempat wisata di Telaga Warna ini ditutup tanpa kunjungan wisatawan. Oleh karenanya beberapa titik di sekitar telaga dirapikan kembali agar kelak tidak berantakan saat wisata telah dibuka,” terang Kepala BKSDA Provinsi Jawa Tengah Darmanto ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon Minggu (14/6/2020).

Sejumlah batang bambu cendani ditanam demi mempercantik kawasan hutan lindung yang menjadi destinasi terpopuler di Dataran Tinggi Dieng itu. Selain itu akar dari pohon cendani bisa menguatkan tanah dari ancaman erosi di sekitar telaga. Sebab tak kurang dari 6,5 hektare kawasan di bawah pengelolaan BKSDA Jawa Tengah di Dieng, termasuk area wisata telaga yang saat ini telah dikerjasamakan dengan PT Bonbin Alam Lestari.

“Untuk kepastian pembukaan kawasan wisata, kami masih akan menunggu surat resmi dari tiga menteri. Yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Menteri Pariwisata,” tuturnya.

Tak hanya itu, pihak pengelola kawasan Telaga Warna juga diminta Darmanto untuk menunggu izin pembukaan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo, melalui surat edaran Bupati.

Selaras, Direktur PT Alam Indah Bonbin Lestari, Teguh Wibowo Tirto mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mengantisipasi ketentuan pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Dengan mempersiapkan perlengkapan pendukung seperti fasilitas cuci tangan dengan sabun maupun handsanitizer, masker, serta alat pengukur suhu badan demi memastikan seluruh wisatawan dalam kondisi sehat.

“Sejumlah petugas juga kami akan siapkan di beberapa titik yang rawan kerumunan pengunjung. Seperti di spot-spot selfie sehingga ketika mereka tidak menaati prosedur jaga jarak, petugas kami akan segera mengingatkan,” tegasnya. (git/lis/bas)

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *