Tarifnya Murah, Angkutan Aglomerasi Trans Jateng Mulai Layani Penumpang

oleh -3 views

GALAMEDIA – Warga Kota Solo dan sekitarnya untuk pertama kali mendapat layanan bus angkutan penumpang aglomerasi yang menghubungkan Kota Solo dengan Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, mulai Kamis, 3 Agustus 2020, mengoperasikan sebanyak 14 armada bus rapid transit (BRT) Trans Jateng berukuran sedang, yang melayani penumpang dari Terminal Tirtonadi sampai Terminal Sumberlawang, arah utara Kota Solo.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyatakan, operasional BRT Trans Jateng di wilayah Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten (Subosukowonosraten), merupakan pengembangan angkutan aglomerasi yang menghubungkan keenam wilayah tersebut.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Zaman, Pascasarjana UIN Bandung Gelar Workshop Peningkatan Kurikulum Dakwah Islam

Layanan tersebut sekaligus sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas dan mencegah kemacetan.


“Pelayanan angkutan aglomerasi Trans Jateng menggunakan sistem buy service. Saat ini kita gratiskan selama sembilan hari, mulai tanggal 1 sampai 9 September 2020. Masyarakat silakan naik bus gratis sampai puas,” kata Ganjar.

Ke-14 armada BRT Trans Jateng yang dioperasikan dari pukul 05.00 sampai pukul 18.00 setiap hari, dirancang singgah di 14 titik halte antara Terminal Tirtonadi sampai Sumberlawang, termasuk singgah di kawasan wisata Museum Purbakala Sangiran.

Baca Juga: Jadi Pabrik Minuman Keras, Sebuah Rumah di Perumahan Sukaluyu Regency Digerebek Polisi

Setelah selama selama sembilan hari masa bebas biaya, menurut Gubernur Jateng, penumpang bus Trans Jateng dikenakan tarif normal, yaitu sebesar Rp4.000 bagi para penumpang umum dan Rp2.000 bagi pelajar, buruh dan veteran.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *