Tambah Empat dari Kluster Lembang, Majenang Bakal Rapid Tes Massal

oleh -802 views


Cilacap, Serayunews.com-Pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Cilacap bertambah empat orang pada Kamis (4/6/2020). Keempatnya merupakan warga Kecamatan Majenang.

Empat orang pasien dalam pengawasan (PDP) tersebut yakni, laki-laki usia 82 tahun dan perempuan usia 46 tahun warga Desa Mulyasari, laki-laki usia 40 tahun warga Sindangsari dan laki-laki usia 46 tahun warga Desa Jenang. Mereka terpapar virus corona dari Kluster Lembang.

Dengan bertambahnya kasus positif di Majenang ini, sehingga saat ini sudah ada 11 orang pasien positif yang dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk PDP ada sebanyak 12 orang.

Menindaklanjuti ada tambahan pasien positif Covid-19 ini, Tim Gugus Tugas Kecamatan Majenang akan melakukan contact tracing sekaligus melakukan rapid test.

“Kita sudah melaksanakan rapid test dan sudah sampai 300, dan dengan ada yang positif lagi, maka akan dilakukan rapid test lagi, Jumat,” ujar Camat Majenang Iskandar Zulkarnaen.

Rapid tes akan dilakukan kepada semua warga yang telah kontak dengan pasien yang dinyatakan positif. Hal ini dilakukan, untuk mendeteksi warga yang sudah kontak, reaktif atau tidak.

“Rapid test akan dilakukan di tiga desa Mulyasari, Jenang dan Sindangsari, untuk jumlahnya nanti menyesuaikan,” katanya.

Bertambahnya jumlah kasus positif di Majenang, kata dia merupakan hasil deteksi kepada seluruh masyarakat melalui rapid test yang dilakukan Gugus Tugas Kecamatan. Selain itu penularan hanya terjadi pada Kluster Lembang, dan tidak ada penambahan kasus kluster baru.

“Tersisir, terdeteksi dan terlokalisir semuanya, saya harapkan masyarakat ayem. Karena jika zona hijau belum tentu bebas Covid-19, Majenang menjadi zona merah, karena semua sudah terdeteksi, dengan rapid test masal, jadi siapa saja, riwayatnya, kemana saja sudah terdeteksi. Minggu ini puncak, dan ke depan tinggal menunggu sembuhnya yang bersangkutan,” katanya.

Sampai Kamis, jumlah kasus konfirmasi positif di Cilacap ada sebanyak 52 orang dengan rincian, 29 orang sembuh, 22 orang masih dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. Sedangkan PDP dirawat sejumlah 24 orang dan ada 8 orang dalam pemantauan (ODP).



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *