Skenario Penanganan Rob Kota Tegal Versi Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang

oleh -73 views

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Terjadinya air pasang atau rob di pesisir Kota Tegal pada awal Juni 2020 lalu, sempat menyebabkan ratusan rumah terendam air laut.

Dalam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal, ada sebanyak 187 unit rumah yang terendam rob dengan tinggi air sekira 10 centimeter hingga 25 centimeter.

Kemudian beberapa warung di objek wisata juga rusak, seperti di Pantai Pulau Kodok dan Pantai Pulau Komodo.

Sementara wilayah terdampak ada empat kelurahan, yaitu Kelurahan Mintaragen, Kelurahan Panggung, Kelurahan Muarareja, dan Kelurahan Tegalsari.

Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Sugiyanto mengatakan, pihaknya sudah merencanakan program untuk membantu mengatasi masalah rob.

Ia menjelaskan, pertama Pemerintah Kota Tegal akan menambah jumlah pompa di kolam retensi di Kelurahan Mintaragen.

Saat ini hanya ada empat pompa dengan kapasitas daya isap 200 liter per detik.

Rencananya akan ditambahkan dua pompa lagi dengan kapasitas daya isap 500 liter per detik.

“Itu kan di Mintaragen empat pompa jalan”

“Tapi pada saat terjadi rob, ternyata kapasitas pompanya tidak mencukupi.”



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *