Seorang Perawat RSUD Kota Banjar Positif Corona

oleh -113 views

Perawat RSUD Kota Banjar Positif Corona
RSUD Kota Banjar. Foto: Dok HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Seorang perawat RSUD Kota Banjar positif Corona. Hal itu disampaikan juru bicara Crisis Center Covid-19 Kota Banjar, Tomy Subagja, Kamis, (6/6/2020).

“Data terlambat masuk, 1 perawat RSUD Kota Banjar, usia 32 tahun, asal Panulisan, Kabupaten Cilacap terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab. Saat ini masih dilakukan tracing,” ujar Tomy.

Perawat RSUD Kota Banjar tersebut bertugas di ruang isolasi. “Dua rekan satu shift-nya langsung diisolasi,” lanjut Tomy.

Hal tersebut juga dibenarkan direktur RSUD Kota Banjar, drg Eka Lina Liandari. Menurutnya, perawat tersebut kemungkinan terpapar dari wilayah tempat tinggalnya, yakni di Panulisan, Kabupaten Cilacap. “Dinkes setempat sudah diminta untuk melakukan tracing,” kata Eka.

Menurut Eka, perawat RSUD Kota Banjar positif Corona tersebut baru dirotasi ke ruang isolasi. Selain itu, yang bersangkutan tidak bisa tidak tinggal di tempat karantina perawat di BLK Kota Banjar seperti halnya perawat yang lain.

“Karena harus menjaga orang tuanya sehingga tidak bisa tinggal di tempat karantina. Tapi untuk anak dan istrinya sudah lebih dahulu diungsikan ke Wangon semenjak ditugaskan di ruang isolasi,” jelas Eka.

Saat ini, belum diketahui perawat tersebut terpapar dari mana. Pihak RSUD Kota Banjar masih menunggu hasil tracing.

“Menurut info ada warga di sana yang baru pulang dari Gowa, nggak paham apa sudah dilakukan pemeriksaan atau belum terhadap beliau. Karena sering ke masjid, kebetulan perawat saya juga sering ke masjid yang sama, kemungkinan dari sana,” katanya.

Namun, Eka menegaskan hal tersebut hanya dugaan sementara, untuk kepastian dari mana perawat itu terpapar Corona, masih menunggu hasil tracing dari Dinkes Cilacap.

Sebagai informasi, Klaster Gowa merupakan para pelaku perjalanan yang mengikuti acara keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan.

Peserta acara keagamaan tersebut berasal dari berbagai daerah, dan ada juga yang berasal dari luar negeri. Saat ini tercatat sejumlah peserta acara keagamaan di Gowa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia ada yang terpapar virus Corona. (SBH/R7/HR-Online)

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *