Sektor Pariwisata Lumpuh Pengaruhi Pendapatan Pemkab Kebumen

oleh -127 views

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN -Target pendapatan daerah Kabupaten Kebumen dari sektor pariwisata sulit tercapai menyusul pandemi virus corona yang berlarut-larut. 

Pemerintah Kabupaten Kebumen memutuskan menutup seluruh objek wisata yang dikelola Pemkab sejak pertengahan Maret 2020 lalu.

Langkah itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. 

Sule Kenang Sosok Ayahanda yang Galak, Pernah Disiksa Karena Ketahuan Mabok

Ini Deretan Pesaing Samsung Galaxy M11, dari Xiaomi hingga Vivo Y17

BREAKING NEWS: Heli Penerbad Jatuh di KIK Kaliwungu Kendal

Penyebar Isu Pocong Purbalingga Tertangkap, Alasannya hanya Iseng 

Tapi hingga memasuki bulan ke empat sejak awal penutupan ini, objek wisata Kebumen belum juga dibuka. 

Selama penutupan itu, Pemkab otomatis tak menerima pemasukan dari retribusi wisata.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kebumen Azam Fatoni mengatakan, mulai Januari hingga 15 Maret 2020, Pemkab Kebumen masih menerima pendapatan dari sektor pariwisata sebesar Rp 1,3 miiliar. 

Tapi pada tanggal berikutnya hingga sekarang, tiada lagi pemasukan dari 9 objek wisata yang dikelola pemerintah lantaran ditutup. 

“Sejak ditutup ya otomatis tidak ada pemasukan,” katanya.

Azam mengatakan, pihaknya sebenarnya menarget Rp 10,8 miliar pendapatan masuk ke kas daerah tahun ini dari sektor pariwisata.

Tetapi target itu jelas tak akan tercapai menyusul adanya wabah korona yang melumpuhkan banyak sektor kehidupan, termasuk pariwisata. 



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *