Sedekah Bumi dan Parade Pecing Jadi Daya Tarik Wisata Tematik Desa Bantarkulon Pekalongan

oleh -4 views

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN – Sedekah bumi dan Parade Pecing atau orang-orangan sawah di area persawahan Desa Bantarkulon, Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, diyakini merupakan salah satu bagian dari daya tarik wisata tematik di daerah tersebut.

Ketua Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) PCNU Kabupaten Pekalongan, Eko Ahmadi mengatakan kegiatan ini tujuannya untuk menggerakkan desa menjadi desa produksi dan wisata tematik perdesaan.

“Selain untuk melestarikan tradisi yang sudah ada, melalui kegiatan seperti ini kami berharap agar kunjungan wisata di Desa Bantarkulon bertambah.”

“Kemudian, lama tinggal pengunjung juga meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Muslimin, Minggu (23/8/2020).

Ia menuturkan, Desa Bantarkulon memiliki tiga bidang unggulan, yakni pertanian, industri olahan, dan pariwisata.

“Kami berharap, ketiganya bisa berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bantarkulon, Sumadri mengatakan, parade pecing atau orang orangan sawah biasanya berderet mengelilingi persawahan di Desa Bantarkulon tujuannya untuk mengusir hama burung.

“Acara kali ini adalah soft lounching desa wisata tematik melalui sedekah bumi dan parade pecing. Keduanya merupakan tradisi yang harus tetap dilestarikan,” kata Sumadri.

Pihaknya menjelaskan, baik sedekah bumi maupun pecing memiliki makna tersendiri.

Sedekah bumi merupakan wujud syukur dari para petani atas panen yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT kepada petani.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *