Risalah Pagebluk 100 Tahun Sekali dalam Sejarah Anak Putu Kalikudi, Kendi Air dan Kelor

oleh -627 views

Tegean Kelor atau sayur bening daun kelor juga mulai digalakkan. Secara turun temurun, masyarakat Jawa memang meyakini khasiat daun kelor untuk kesehatan tubuh.

Bahkan, sebagian masyarakat lainnya mempercayai daun kelor tak hanya bermanfaat untuk tubuh secara fisik. Daun kelor dan batangnya juga kerap digunakan untuk mengobati orang yang kesurupan. Makanya, daun kelor disebut pula sebagai sambetan.

“Kemudian orang mengonsumi kelor. Sampai sekarang,” dia mengungkapkan.

Kunthang pun meyakini, pagebluk Covid-19 yang melanda dunia saat ini adalah risalah yang pernah diwartakan kakek-buyutnya puluhan tahun silam. Bahwa, pada suatu masa, akan datang sebuah wabah mematikan yang bahkan mematikan aktivitas manusia.

Sebab itu, dia pun tak heran dengan model penanganan preventif, seperti pembatasan sosial dan menjaga jarak, dan kebersihan. Pasalnya, sejak dahulu kala, masyarakat Kalikudi memang sudah diajari untuk berhati-hati setelah singgah di wilayah rawan yang disebut sebagai renceb.

Tempat rencab yang dimaksud antara lain, kuburan, hutan, atau rumah sakit. Tempat-tempat itu dianggap berbahaya, terlebih jika di rumah ada bayi atau anak kecil.

“Kalau ada anak kecil sebelum masuk rumah harus mandi dulu. Mandi wuwung (keramas). Baru boleh nggendong,” ucapnya.

Kini, pemerintah mulai bersiap menerapkan normal baru dengan protokol pencegahan penularan Covid-19, seperti jaga jarak, menjaga kebersihan, sering cuci tangan, dan imunitas tubuh. Kunthang bilang, pandemi Covid-19 ini adalah bagian tak terpisah dari ramalan pagebluk yang datang 100 tahun sekali.

Saat ditanya apakah pagebluk terakhir dalam sejarah Anak Putu Kalikudi adalah pandemi flu Spanyol tahun 1918 -1920, Kunthang mengaku tak terlampau paham. Namun, kakeknya memang pernah bercerita bahwa pegebluk mematikan itu memang akan berulang 100 tahun sekali.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *