Ratusan Orang di Tes Usap Massal, Satu Orang Positif Covid-19

oleh -12 views


Cilacap, Serayunews.com-Satu orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, dari ratusan orang yang sudah mengikuti tes usap (swab) massal di Kabupaten Cilacap. Sampai saat ini sudah ada sekitar 893 orang yang mengikuti tes usap massal yang sudah digelar dalam dua tahap.

Pada tahap 1 tes usap massal yang dimulai tanggal 10 Juni lalu, diikuti sebanyak 360 orang. Terdiri dari tenaga kesehatan di RSUD, tim tracing Dinkes, anggota TNI Polri, anggota Satpol PP, Dinas Perhubungan, petugas BPBD Cilacap, petugas pasar, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) dan juga masyarakat dengan hasil rapid tes reaktif.

“Tahap 1 hasilnya keseluruhan negatif Covid-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana Dewi.

Untuk tahap II tes usap massal, yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juni sampai 6 Juli, diikuti sebanyak 533 orang. Tes dilakukan kepada tenaga kesehatan di 38 Puskesmas yang ada di Cilacap, masing-masing mengambil 10 sampel, dan juga Gugus Tugas di 24 kecamatan, dengan mengambil sampel masing-masing 5 orang.

“Hasilnya, dari 533 yang dites usap, 532 orang negatif dan satu orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya, Selasa (14/7/2020).

Satu orang positif merupakan karyawan di salah satu Puskesmas. Diduga laki-laki tersebut terkonfirmasi positif, setelah kontak dengan anaknya, yang memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.

“Kami langsung melakukan tindakan isolasi kepada yang bersangkutan, dan sudah dilakukan tes usap kedua, serta melakukan tracing dan testing kepada semua yang telah kontak,” katanya.

Selanjutnya, tes usap massal masih akan dilanjutkan pada tahap ketiga, yang akan mulai dilaksanakan pada 27 Juli besok.

Targetnya yakni penderita penyakit penyerta/komorbid (Hipertensi, diabetes militus, jantung, ginjal kronis, penyakit paru dan kanker) minimal 20 orang dari setiap puskesmas, tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan swasta, pasien rutin tindakan cuci darah, penghuni panti jompo, serta sampling santri Ponpes.

“Rencana pelaksanaan secara bertahap hingga mencapai 1.350 tes usap,” katanya.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *