Provinsi Termuda di Indonesia Ini Punya 5 Tempat Wisata Eksotis

oleh -2 views

Solopos.com, SOLO — Provinsi termuda di Indonesia adalah Kalimantan Utara yang beribu kota di Tanjung Selor. Kecamatan Tanjung Selor yang berada di Kabupaten Bulungan ini memiliki beragam tempat wisata menarik yang layak dikunjungi.

Ibu kota provinsi termuda di Indonesia ini tidak terlalu luas karena hanya memiliki wilayah 1.278 kilometer persegi. Meski begitu, Tanjung Selor punya keunikan bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat itu.

Kekayaan wisata itu provinsi termuda itu mulai dari alam, tempat bersejarah, hingga kuliner yang layak dicoba. Berikut 5 tempat wisata yang wajib dikunjungi saat datang ke provinsi termuda di Indonesia.

Kuliner Tepi Kayan

Mencari aneka kuliner di Tanjung Selor tidak perlu ribet. Sejak beberapa tahun terakhir ada Kuliner Tepi Kayan atau lebih dikenal dengan Kulteka. Deretan tempat kulineran menyatu dengan taman di tepi sungai.

Tempat ini akan ramai dikunjungi menjelang sore. Bayangkan menikmati keindahan tepi Sungai Kayan berpadu dengan datangnya senja sembari menikmati aneka kuliner.

Orang Kalimantan Utara Paling Rajin Pakai Helm, Paling Malas dari …

Bila saat musin akan mudah ditemui penjual durian dan lai (semacam buah durian tapi lebih kecil dan dagingnya berwarna jingga).

Aneka kuliner yang tersaji di pusat kuliner ibu kota provinsi termuda ini seperti seafood hingga hidangan ikan sungai seperti ikan patin bumbu kuning. Sungai Kayan membelah/memisahkan antara Tanjung Selor dan Tanjung Palas.

Museum Kesultanan Bulungan

provinsi termuda
Kesultanan Bulungan (Pesona Indonesia)

Wisata sejarah di Tanjung Selor yang layak dikunjungi adalah Museum Kesultanan Bulungan. Kesultanan Bulungan atau Bulongan adalah kesultanan yang pernah menguasai wilayah pesisir Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan dan Tawau (yang menjadi bagian Sabah, Malaysia sekarang).

Kesultanan ini sudah berdiri sejak 1731. Raja pertama adalah Wira Amir gelar Amiril Mukminin (1731–1777), dan Raja Kesultanan Bulungan yang terakhir atau ke-13 adalah Datuk Tiras gelar Sultan Maulana Muhammad Djalalluddin (1931-1958).

Koreografi di Halaman Rektorat Meriahkan Wisuda UNS Solo

Mengingat Bulungan adalah kota bersejarah di mana pada masanya merupakan sebuah kesultanan maka dibangunlah museum kesultanan. Meski pada tahun 1964 bangunan Kesultanan Bulungan pernah terbakar, namun masih banyak menyimpan sisa peninggalan benda-benda bersejarah.

Museum Kesultanan Bulungan di provinsi termuda di Indonesia mencirikan bangunan khas Kalimantan Utara dengan warna kuning, putih dan perak. Keindahan bangunan museum juga didukung dengan pemandangan hijau yang indah di sekelilingnya.

Sungai Nyamuk

Sungai Nyamuk berada di salah satu kelurahan di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Tak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah, sungai satu ini juga terkenal akan pertanian lada dan cokelatnya.

Wisata Sungai Nyamuk ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Nunukan. Di pinggir sungai yang sangat luas ini, terdapat bangunan-bangunan rumah apung kayu yang sangat khas. Sungai Nyamuk dikelilingi pepohonan di sepanjang pinggiran sungai dan menjadi daya tarik tersendiri.

Rahasia Sejarah di Balik Kembarnya Bangunan Solo & Jogja

Sungai ini memiliki panorama alam pedesaan yang indah dan alami. Tempat ini sangat cocok untuk wisatawan yang memiliki hobi memancing karena sungai ini menyimpan begitu banyak ikan-ikan didalamnya, termasuk ikan air tawar.

Sumber Air Panas Sajau

Sajau merupakan sumber air panas alami yang unik. Di sumber air panas ini, suhu air satu tempat dengan tempat lainnya tidak sama. Sebagaimana sumber air panas, di lokasi ini pun sumber air panas memiliki keunikan karena kandungan belerang yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Selain itu, di lokasi ini juga terdapat sumber panas bumi. Beberapa pengunjung memanfaatkan sumber panas bumi untuk merebus telur guna membuktikan tingkatan suhunya.  Alamnya yang masih alami dengan pemandangan alam yang eksotis menjadi daya tariknya wisatawan ke lokasi ini.

Jejak Harimau Jawa di Hutan Wingit Jateng

Penelitian yang dilakukan Kelompok Penyelidikan Panas Bumi Pusat Sumber Daya Geologi menyebutkan saerah Sajau berada pada bagian barat dari cekungan Tarakan.

Ada mata air panas Sajau dengan temperatur 58 sampai 85 derajat Celcius. Ini merupakan representasi dari kondisi reservoir panas bumi di bawahnya yang pada saat ini diperkirakan memiliki temperatur sebesar 190 derajat Celcius.

Gunung Putih

Gunung Putih
Gunung Putih (Pesona Indonesia)

Datang ke Tanjung Selor belum lengkap bila belum menjelajah wisata alam Gunung Putih. Lokasinya mudah dijangkau dari ibu kota provinsi termuda ini. Sebenarnya, tempat ini masuk wilayah Kecamatan Tanjung Palas, namun tidak jauh dari Tanjung Selor.

Tempat ini sebenarnya adalah gunung kapur. Namun bentuknya yang indah, membuatnya menjadi pilihan masyarakat sekitar untuk berwisata. Apalagi kita bisa mendaki ke puncaknya.

Untuk sampai ke puncak gunung, kita bisa melewati jajaran anak tangga yang cukup panjang. Buat pencinta trekking, aktivitas ini bisa menjadi sangat menyenangkan.

Satu-Satunya di Dunia, Ini Negara Diawali Huruf O

Sebagaimana dikutip dari Pesona Indonesia, untuk mencapai puncak, waktu yang dibutuhkan sekitar 15 sampai 20 menit. Setelah sampai di puncak gunung, kita bisa menikmati pemandangan alam nan elok dari ketinggian dengan udara yang sejuk.

Dari sini kita bisa melihat kota Tanjung Palas dan Tanjung Selor yang menjadi jantung pemerintahan provinsi termuda. Kita dapat menikmati pemandangan sambil duduk-duduk santai diatas gundukan bebatuan yang cukup besar.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *