Protokol New Normal Pariwisata di Jawa Barat, Seperti Apa?

oleh -457 views

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, tempat wisata belum diizinkan kembali beroperasi meski Jawa Barat sedang menjajaki new normal.

Menurutnya, pembukaan kembali tempat wisata dapat mengundang warga dari zona merah yang berpotensi menularkan virus corona (Covid-19).

“Pariwisata ini kami belum mengizinkan wisatawan datang dari luar Jabar. Jadi kami sedang mengendalikan Jabar,” ujar Emil, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Selasa (2/6/2020)

“Jangan sampai karena pariwisata dibuka, tiba-tiba datang tamu yang sejarah perjalanannya tidak kita ketahui ternyata datang dari zona merah,” lanjutnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Deddy Taufik, menuturkan, saat ini pihaknya tengah memantau dan evaluasi guna mencegah masuknya warga dari zona merah.

Hal ini dilakukan sejalan dengan diberlakukannya Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 46 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Daerah Kabupaten/Kota Sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepada Kompas.com, Deddy menuturkan, selama beberapa hari belakangan pihaknya bersama dengan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 berkunjung ke beberapa wilayah.

“Kami datangi Kota Cirebon, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, terakhir Garut. Hampir semua sudah melakukan protokol kesehatan. Tinggal sekarang kedisiplinan dan kehati-hatian harus ditingkatkan,” kata Deddy, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Tempat Wisata di Pangandaran Mulai Buka 5 Juni 2020

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *