Polres Cianjur Tangkap 10 Orang Terduga Bandar NarkobaValidnews.id

oleh -376 views

CIANJUR – Satnarkoba Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap 10 orang terduga bandar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja di sejumlah wilayah. Penangkapan dilakukan setelah mendapat laporan warga sekitar yang resah dengan peredaran narkoba di wilayahnya. Dari tangan masing-masing tersangka, polisi mengamankan 100 gram sabu-sabu dan 30 gram ganja.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto pada wartawan di Cianjur, Sabtu (6/6) mengatakan, tertangkapnya sepuluh orang yang diduga bandar tersebut, berawal dari informasi warga yang minta identitasnya dirahasiakan. Pelapor melaporkan keberadaan terduga bandar narkoba pada petugas.

“Mendapati laporan tersebut, kami langsung menyebar anggota untuk melakukan pengintaian dan penangkapan terhadap tersangka yang berdomisili di sejumlah wilayah hukum Cianjur,” ujarnya.

Terduga bandar yanng berhasil ditangkap, RA, MS, RK, RP, AS, JA, SY, AR, YS dan TT, kesembilan orang terduga bandar sabu-sabu. Seorang lainnya, RA, terduga bandar ganja.

Ia menjelaskan, barang bukti yang diamankan dari tangan seorang terduga pengedar beragam, mulai dari 2 gram hingga 45 gram. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap pengendar yang lebih besar.

“Terduga sabu-sabu akan dijerat dengan pasal 114, junto pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Pelaku kasus ganja dijerat pasal 114, junto pasal 111 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama pandemik covid-19, pihaknya akan terus memperbanyak patroli dan mengembangkan kasus narkoba hingga ke akarnya. Andi juga mengimbau warga untuk terus memberikan informasi, jika mendapati peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing.

“Kami akan terus mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dengan menjalin kerja sama dengan warga untuk melaporkan jika melihat peredaran narkoba di lingkungannya masing-masing. Selama pandemik ini, peredaran narkoba masih tetap tinggi,” tuturnya.

Nusakambangan

Sebelumnya, sebanyak 41 narapidana narkoba dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di DKI Jakarta dan Banten, dipindahkan ke LP Batu dan LP Karanganyar di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang menerapkan sistem pengamanan super maksimum. Dari 41 narapisana narkoba yang dipindahkan itu, 10 orang di antaranya divonis hukuman mati dan 11 orang dihukum seumur hidup.

Saat memberi keterangan pers di Dermaga Wijayapura –tempat penyeberangan khusus menuju sejumlah lapas di Pulau Nusambangan– di Cilacap, Jumat, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga, mengatakan, 41 narapisana yang dipindahkan itu bandar narkoba.

“Pemindahan itu berdasarkan penilaian yang Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi DKI Jakarta maupun Kemenkumham Provinsi Banten. Dari penilaian itu, ada sejumlah narapidana yang dikategorikan sebagai bandar narkoba,” katanya.

Selain itu, mereka juga memperoleh informasi dari Bareskrim Kepolisian Indonesia, Kejaksaan Agung, dan Badan Narkotika Nasional. Ia merinci, 21 narapidana berasal dari LP Cipinang, tujuh dari Rumah Tahanan Salemba, tiga dari LP Narkotika Jakarta, empat dari LP Tangerang, satu orang masing-masing dari LP Cilegon, LP Pemuda Tangerang, dan LP Serang.

“41 napi itu ditempatkan di LP Batu dan LP Karanganyar yang berkategori super maximum security. Pemindahan itu dilakukan pada hari Kamis (4/6), pukul 23.00 WIB, dan tiba di Nusakambangan pada Jumat pagi (5/6),” jelasnya.

Lebih lanjut, Silitonga mengatakan, prosesi pemindahan 41 bandar narkoba itu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pemindahan 41 bandar narkoba itu bagian dari komitmen Ditjen Pemasyaratan Kementerian Hukum dan HAM yang memastikan, narapidana yang merupakan bandar narkoba akan dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. Ia mengatakan pemindahan ini awal dari pemindahan-pemindahan berikutnya dengan harapan bisa mengurangi peredaran narkoba. (Faisal Rachman) 

 

 

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *