Polisi Tindak Ratusan Sepeda Motor Brong di Kawasan Wisata Tawangmangu Karanganyar

oleh -184 views

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR – Anggota Satlantas Polres Karanganyar telah menindak sejumlah sekitar 220 sepeda motor brong di sekitar kawasan wisata Tawangmangu dan Karanganyar Kota.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami menyampaikan, sejak gencar melakukan operasi kendaraan knalpot brong pasca lebaran, hingga kini total sudah ada sekitar 220 kendaraan yang ditindak.

“Personel ditempatkan di Pos Tawangmangu, sekaligus memantau arus lalu lintas di kawasan wisata. Kalau ada sepeda motor knalpot brong akan ditindak. Hari ini ada 16 kendaraan,” katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (6/6/2020).

BREAKING NEWS: Heli Penerbad Jatuh di KIK Kaliwungu Kendal

3 Meninggal Setelah Helikopter Penerbad Jatuh di Kendal

Heli MI-17 Milik Penerbad TNI Jatuh di Kendal, Kapten Farid: Kami Masih Berpikir Evakuasi

Stasiun Solo Balapan Bersiap Sambut New Normal, Ini Standar Protokol yang Akan Diterapkan

Guna menjaring sepeda motor knalpot brong, Satlantas Polres Karanganyar juga melakukan koordinasi lintas Polsek. Meski telah gencar melakukan sosialisasi, ternyata masih ada sepeda motor yang mengenakan knalpot brong.

AKP Dewi Endah Utami menuturkan, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ), pengguna knalpot bising diancam pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Dia menjelaskan, penggunaan knalpot sudah diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan kendaraan bermotor tipe baru.

Dalam Permen LH itu disebutkan, batas ambang kebisingan sepeda motor tipe 80 cc ke bawah, maksimal 85 desibel (db), untuk tipe 80 cc-175 cc maksimal 90 db dan kendaraan tipe 175 cc ke atas, maksimal 90 db.

Saat disinggung terkait arus lalu lintas di kawasan wisata, AKP Dewi Endah Utami mengungkapkan, arus lalu lintas di Tawangmangu terpantau ramai lancar mulai pagi hingga sore ini. Begitu juga wilayah Ngargoyoso.

“Karena masih terkendali, jadi tidak membutuhkan pengalihan arus. Antisipasi saat weekend, apabila ada peningkatan akan dilakukan pengalihan arus,” jelasnya. (Ais)

Sektor Pariwisata Lumpuh Pengaruhi Pendapatan Pemkab Kebumen

Ini Deretan Pesaing Samsung Galaxy M11, dari Xiaomi hingga Vivo Y17

Penyebar Isu Pocong Purbalingga Tertangkap, Alasannya hanya Iseng 

Dirreskrimum Tukar Posisi dengan Dirreskrimsus Polda Jateng



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *