PNM Cabang Purwokerto Latih Perencanaan Bisnis di Era New Normal

oleh -563 views

  • Kamis, 11 Juni 2020 | 15:47 WIB
  • Penulis:

PURWOKERTO, suaramerdeka.com – Untuk meningkatkan kapasitas usaha mitra Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Purwokerto melaksanakan pelatihan pengembangan kapasitas usaha (PKU) online, Kamis (11/6).

PKU online yang mengangkat tema “Perencanaan Bisnis Kembali Saat New Normal” menghadirkan narasumber Konsultan PLUT Cilacap, Fatur Rozy. PKU online yang digelar dalam dua sesi. Pertama untuk nasabah UlaMM Cilacap, dilanjutkan pada sesi kedua untuk nasabah UlaMM Kroya.

Dalam sambutannya, Kepala Divisi Peningkatan Kapasitas Usaha (PKU) PT PNM (Persero) Rizky Wisnoentoro mengatakan, PT PNM diamanahi negara tidak hanya memberikan modal berbentuk pembiayaan finansial semata, tapi juga harus memberikan modal intelektual dan sosial.

“Pelatihan online ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PT PNM untuk selalu hadir mendampngi dan memberdayakan seluruh masyarakat dan pengusaha mikro  pejuang keluarga,” katanya.

Dia menambahkan, sekarang ini masyarakat Indonesia sedang menghadapi wabah Covid-19 yang situasinya tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa terus bergerak. Dibalik kesulitan selalu ada kemudahan. Dibalik setiap masalah, selalu ada jalan keluar.

“Tetap semangat, tetap kreatif, inovasi dan beradaptasi dengan keadaan. Yakin bisa, pasti bisa,” katanya.  

Sementara itu, Konsultan PLUT Cilacap, Fatur Rozy mengatakan pelaku usaha kecil dan mikro harus mulai mempersiapkan diri di era new normal dengan melakukan pemetaan usaha. Pemetaan usaha dapat dilakukan dengan kanvas model bisnis.

“Pemetaan usaha bisa menjadi dasar untuk merencanakan sebuah langkah atau strategi,” katanya.

Dengan memetakan usaha, pelaku usaha dapat mengetahui sudah seberapa posisi pelaku usaha dan sudah sejauh mana melangkah. “Dalam melakukan pemetaan dengan metode kanvas model bisnis, kita kelompokkan beberapa potensi yang dimiliki. Salah satunya segmen pelanggan,” kata Fatur Rozy.

Dikatakannya, pelaku usaha dapat mengategorikan segmen pelanggan, mulai dari siapa pelanggan, usia maupun pekerjaan. Ini juga untuk menentukan target pelanggan.

Dalam kesempatan itu, Pemimpin Cabang PT PNM Purwokerto, Rahmad Sadono menjelaskan, setelah penyebaran Covid-19 terkendali, masyarakat akan memasuki era new normal. Nantinya secara masyarakat akan melaksanakan kegiatan yang selama ini dibatasi.

Demikian juga dengan PT PNM melalui Unit Layanan Mikro, per tanggal 2 Juni 2020, akan menyalurkan pembiayaan terbatas. “Kami akan menyalurkan pembiayaan top up plafon awal pada nasabah yang memenuhi kriteria. Tahap berikutnya kami akan menyalurkan kepada nasabah baru,” katanya.


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *