Perjuangan Pemain Muda Tembus Persib Senior, Pernah Dorong Motor ke Sidolig Gara-gara Habis Bensin

oleh -380 views

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Untuk menjadi pemain sepak bola profesional tentunya butuh perjuangan.

Banyak hal yang harus dilakukan dan itu perlu pengorbanan.

Ini pula yang dialami pemain Diklat Persib Mario Jardel untuk dapat menembus tim senior Persib Bandung.

Pemain asal Bogor tersebut mengakui, banyak kisah duka yang harus dialaminya sebelum menembus tim senior.

Satu di antaranya ketika ia kehabisan bensin sepeda motornya saat dalam perjalanan menuju ke tempat latihan. 

“Itu tahun 2018. Saya berangkat dari mes Diklat menuju Sidolig (Stadion Persib). Karena dulu uang sangat terbatas dan harus irit, saya lupa mengisi bensin motor. Di tengah perjalanan, bensinnya habis. Saya terpaksa ngedorong dan mencari kios bensin terdekat,” ucap pemain bernomor punggung 66 tersebut di laman Persib

Namun, kejadian itu tak membuat Mario Jardel menyerah dan putus asa.

Ia yakin kalau usaha dan kerja kerasnya akan terbayarkan suatu saat nanti.  

“Iya tetap semangat dan enggak jadi kecil hati. Karena saya punya impian membela Persib senior,” jelasnya. 

Hasilnya, Mario Jardel kemudian dilirik dan sempat diboyong tim senior akibat performa apiknya bersama tim Diklat.

Di  Piala Indonesia 2018/2019, kesempatan itu datang.

Ia akhirnya menjalani debut kala berhadapan dengan PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, 5 Desember 2018. 

Di awal tahun 2020, Jardel secara resmi menandatangani kontrak profesional bersama tim senior di bawah asuhan Robert Alberts.

Ditanya Kapan Persib Kembali Latihan Bersama, Ini Jawaban Made Wirawan



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *