Pemancing Raib di Kebumen, SAR Cilacap Turun Tangan

oleh -214 views

Solopos.com, PURWOKERTO — Seorang pemancing asal Magelang, Jawa Tengah dilaporkan hilang akibat tersapu gelombang di Kebumen. Ia celaka saat memancing ikan di area pemancingan Karangjengking, Pantai Pasir, Kabupaten Kebumen.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya, Senin (15/6/2020). “Berdasarkan informasi yang kami terima dari BPBD Kabupaten Kebumen, korban diketahui bernama Nugroho. Ia warga Dusun Perebutan, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Antara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin petang.

Wali Kota Semarang Nge-Prank, Netizen Gemas…

Ia mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi pada hari Senin sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu, korban bersama seorang temannya sedang memancing di area pemancingan Karangjengking, Pantai Pasir, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh BPBD Kebumen, kata dia, kedua pemancing asal Magelang itu baru kali pertama mencoba memancing di area tersebut. Oleh karena minimnya pengalaman memancing di area pemancingan itu, mereka tersapu gelombang tinggi dan salah seorang di antara mereka berhasil menyelamatkan diri.

Belum Buahkan Hasil

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada SAR Lawet Perkasa dan diteruskan ke BPBD Kabupaten Kebumen dan Basarnas KPP Cilacap. “Tim SAR Lawet Perkasa, nelayan, dan warga sekitar telah berupaya melakukan pencarian. Namun, belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan besok pagi,” ucap Nyoman.

Ribuan Pekerja Kembali Dipekerjakan di Kudus

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya segera memberangkatkan satu regu Basarnas KPP Cilacap. Mereka bergegas menuju lokasi kejadian untuk menggelar operasi SAR guna mencari korban.

Menurut dia, tim Basarnas KPP Cilacap membawa peralatan lengkap dan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) guna mencegah penularan COVID-19.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *