Pasar Manis Purwokerto Jadi Pasar Rakyat Percontohan Nasional

oleh -15 views


Purwokerto, Serayunews.com- Pasar Manis Purwokerto dijadikan oleh pemeritah Pusat, menjadi pasar rakyat percontohan nasional untuk sistem jual beli menuju new normal. Sistem percontohannya yakni, untuk para pembeli diberlakukan sistem jalur satu arah.

“Pintu masuk dan keluar tidak jadi satu, jadi terpisah, agar tidak terjadi arus masuk keluar yang bertabrakan antar pengunjung,” kata Gesang Tri Joko, Kasi Administrasi Keuangan dan Pengembangan SDM Pasar Dinperindag Banyumas, Kamis (4/6).

Gesang menambahkan, saat ini Pasar Manis menjadi satu-satunya pasar rakyat yang menerapkan hal tersebut, lantaran diminta oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pasar rakyat percontohan untuk penanggulangan wabah Covid-19.

“Dari petunjuk kementrian, masing-masing Kabupaten atau Kota supaya melakukan inovasi terkait pencegahan penularan Covid-19, yang menjadi bidang atau sektornya salah satunya itu Pasar Rakyat, Pasar Rakyat yang dituju dari pusat itu Pasar Manis, sebagai percontohan terkait inovasi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Di Banyumas sendiri tidak hanya Pasar Manis yang menjadi percontohan ada bidang lain yakni toko modern, kemudian pada sektor dinas perhubungan ada terminal dan lainnya. “Dengan sistem protocol Kesehatan antara pintu masuk pengunjung dan keluar tidak jadi satu, sehingga bisa menghindari pengunjung untuk bertabrakan. Jadi setelah pengunjung membeli barang dagangannya di los akan keluar dan masuknya tidak berlawanan,” kata dia.

Hal tersebut sebagai bentuk masuknya Indonesia menuju New Normal, sehingga sistem yang ada ini tidak akan hanya diterapkan satu hari saja.

“Terkait pengawasan untuk pasar rakyat yang dikelola pemerintah Kabupaten itu ada 26, nantinya akan dijaga oleh petugas dari dinas, TNI dan Polri. Sekarang hanya baru satu pasar yang dijaga TNI-Polri, kalau pasar lainnya baru dijaga petugas dari dinas saja,” ujarnya.

Selain menerapkan sistem tersebut, pemerintah juga tetap mewajibkan masyarakat atau pembeli dan pedagang yang berada di dalam pasar untuk menggunakan masker serta selalu menjaga kebersihan.

“Bagi yang tidak menggunakan masker, oleh petugas tidak boleh masuk, karena sudah ada peraturannya,” kata dia.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *