Pabrik Jamu Ilegal di Cilacap Digerebek, Dua Pegawai Kabur, Loka POM Kantongi Nama Pemilik

oleh -15 views

Pabrik Jamu Ilegal di Cilacap Digerebek, Dua Pegawai Kabur, Loka POM Kantongi Nama Pemilik



By:
Date Uploaded:
Description: Pabrik Jamu Ilegal di Cilacap Digerebek, Dua Pegawai Kabur, Loka POM Kantongi Nama Pemilik




Jamu yang disita petugas. (Rayka/Radar Banyumas)

CILACAP- Penggerebekan Petugas Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Banyumas di tempat produksi jamu ilegal di sebuah rumah di Grumbul Bayeman Kidul RT 07 RW 03 Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Rabu (17/6/2020) diwarnai kaburnya dua pegawai di tempat usaha itu.

“Saat digrebek ada dua pegawai namun keduanya kabur,” kata Kepala Loka POM Banyumas, Suliyan.

“Temuan ini berdasarkan informasi dari masayarakat dan kami tindak lanjuti,” kata Kepala Loka POM Banyumas, Suliyan.

Menurut dia, saat digerebek pihaknya belum menemukan bahan pembuatan jamu yang mengandung BKO. Pihaknya hanya menemukan bahan baku berupa serbuk berwarna putih dan coklat.

“Jadi asal usul bahannya masih kita telusuri. Namun jamu ini tidak ada izin edar, tempat produksi juga tidak ada izinnya. Kita uji apakah itu mengandung BKO atau tidak. Beberapa sample yang ditemukan memang ada produk yang BKO namun harus uji cek laboratorium dulu,” jelas Suliyan.

Saat ini pihaknya telah mengantongi nama pemilik tempat produksi tersebut. Selanjutnya akan dipanggil untuk proses lebih lanjut.

“Kami sudah mengantongi nama pemilik dan juga KTP pekerja yang tertinggal. Selanjutnya nanti minta Pak RT untuk menjadi saksi proses penyitaan jamu tersebut,” kata Suliyan.

Sebagai informasi, dari lokasi, Loka POM Banyumas berhasil menyita enam jenis jamu dari berbagai merek diantaranya, Kapsul Menjangan, Obat Tradisional Yaostein BS, Obat Kuat Subali dan lainnya. Ke enam jenis jamu tersebut merupakan jamu pegel linu, stamina dan obat kuat, berjumlah 2.500 kotak dan tiga mesin cetak serta satu alat timbang, dengan nilai Rp 300 juta. (ray)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *