Obyek Wisata Guci Tegal Bersiap Buka Kembali saat New Normal

oleh -35 views

Slawi, Gatra.com – Pengelola obyek wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mulai mempersiapkan pembukaan obyek wisata andalan Pemkab Tegal itu di masa new normal atau kenormalan baru. Pembukaan masih menunggu persetujuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Guci Achmad Abdul Khasib mengatakan, berdasarkan hasil rapat pengelola dengan pelaku usaha dan pihak-pihak terkait, obyek wisata Guci direncanakan untuk dibuka kembali pada 1 Juli 2020. Namun rencana itu masih menunggu persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tegal.

“Harapan kami awal Juli sudah dibuka kembali. Tapi yang memutuskan adalah Gugus Tugas dan bupati karena pembukaan sektor pariwisata harus atas rekomendasi dari Gugus Tugas. Jadi ini baru sebatas rencana. Masih menunggu persetujuan,” kata Khasib saat dihubungi, Selasa (9/6).

Khasib mengatakan, pihaknya sudah menyusun standar operasional prosedur (SOP) sesuai protokol kesehatan bagi petugas, pelaku usaha dan pengunjung jika nantinya Guci sudah kembali dibuka. SOP tersebut juga sudah mulai disosialisasikan dan disimulasikan sebagai persiapan pembukaan kembali Guci di masa kenormalan baru.

“Ada empat SOP yang sudah kami siapkan baik untuk petugas, pengunjung, baik pengunjung umum maupun kunjungan dinas dan pelaku usaha di Guci,” kata Khasib.

Ketentuan dalam SOP tersebut antara lain penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas di loket seperti masker, sarung tangan dan face shild, penerapan e-ticketing, serta pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan pengunjung yang akan masuk.

Kemudian untuk pedagang wajib mengenakan masker dan menjaga jarak saat berjualan serta menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun di depan kiosnya bagi pedagang yang menempati kios.

“Pengunjung yang mau masuk wajib pakai masker dan jaga jarak ketika sudah berada di kawasan Guci. Kalau tidak pakai masker kita minta pulang. Pengunjung juga dicek suhu tubuhnya. Kalau suhunya di atas 38 derajat celcius kami tidak perbolehkan masuk dan kami minta untuk cek kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Khasib.

Menurut Khasib, untuk memastikan pengunjung dan pelaku usaha mematuhi SOP yang sudah ditetapkan, petugas dari Satpol PP, TNI dan Polri akan berpatroli dan bersiaga di sejumlah titik di kawasan Guci.

“Kalau ada yang tidak mematuhi SOP seperti bergerombol, atau tidak pakai masker akan kita suruh pulang. Kecuali kalau maskernya hilang, akan kami beri masker yang baru. Pedagang juga kalau yang tidak mematuhi akan kami tutup kiosnya,” tandasnya.

Khasib kembali menekankan, pembukaan Guci pada awal Juli tersebut masih sebatas rencana dan usulan. Kepastiannya masih menunggu persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Kalau disetujui, nanti yang buka juga hanya kawasan Guci saja. Pemandian air panas untuk umum masih ditutup karena itu berisiko menimbulkan kerumunan orang banyak. Kecuali pemandian air panas pribadi yang ada di dalam hotel atau vila,” ujar dia.


Reporter: Farid Firdaus

Editor: Budi Arista


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *