Normal Baru, Pemkab Cilacap Mulai Buka Objek Wisata

oleh -440 views

Cilacap, Gatra.com – Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mulai membuka objek wisata yang berada dalam pengelolaannya. Protokol ketat diterapkan di objek-objek wisata ini. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cilacap, M Wijaya mengatakan secara bertahap, sejumlah objek wisata yang dinilai siap menerapkan protokol kesehatan mulai dibuka pekan ini. Salah satunya yakni Kemit Forest.

Kemit Forest dinilai telah siap untuk menerapkan protokol sesuai dengan standar kesehatan WHO. Salah satunya yakni dengan peralatan penunjang pencegahan Covid-19, seperti tempat cuci tangan, thermo scaner, hingga kesiapan untuk membatasi jumlah kunjungan. “Sudah dimulai. Seperti di Kemit itu mulai dibuka,” katanya.

Dia menjelaskan, nyaris semua objek wisata Cilacap telah mulai dibuka. Selain Kemit Forest, Pemandian Banyu Panas Cipanas, Kecamatan Cipari, juga mulai beroperasi. Terlebih, banyak warga yang membutuhkan pemandian air belerang untuk mengobati beragam penyakit.

Namun begitu, dia menegaskan semua objek wisata yang dibuka tersebut harus mematuhi protokol kesehatan. Protokol yang sama juga diterapkan di sektor ekonomi lainnya, seperti kompleks pertokoan dan pasar. “Jadi operasional dalam masa new normal itu bukan berarti mengendorkan kedisiplinan. Harus tetap disiplin memakai masker, cuci tangan,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada Minggu, 14 Juni 2020, jumlah kasus positif covid-19 di Cilacap terkonfirmasi sebanyak 57 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 33 orang dinyatakan sembuh dan 23 lainnya masih dalam perawatan. Sedangkan positif covid-19 meninggal dunia satu orang.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 254 orang. Sebanyak 208 orang dinyatakan sembuh dan 21 lainnya masih dalam perawatan. Adapun PDP meninggal dunia sebanyak 21 orang. Orang dalam pengawasan pemantauan (ODP) berjumlah sebanyak 1.527 orang. 1.515 orang selesai dipantau, dan 12 lainnya masih dalam pemantauan.


Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Rohmat Haryadi


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *