Masih Ada Botol Miras dan Pelanggar Protokol Kesehatan di Gambilangu — RADARSEMARANG.ID

oleh -2 views

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Kesadaran warga untuk mengenakan masker masih sangat rendah. Hal itu nampak saat Tim Gabungan Gugus Covid dalam razia masker.

Hasilnya, Tim Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) mendapati ratusan warga tak bermasker. Mereka dikenakan sanksi untuk melakukan bersih-bersih ada pula yang dikenakan penahahan KTP selama dua pekan.

Razia masker dilakukan di dua tempat. Yakni Alun-Alun Kaliwungu. Satu lainnya di Eks Lokalisasi Gambilangu di Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Tino Ari Wibowo mengatakan razia masker ini digalakkan mengingat terus naikknya angka kasus Covid-19 di Kendal.

Peraturan Bupati No 51 Tahun 2020 Tentang Kewajian Mengenakan Masker dan Jaga Jarak. “Masih banyak warga yang menyepelekan dan tidak mengenakan masker,” kata Toni.

Di Alun-alun Kaliwungu, Tim Gabungan mendapati ratusan warga yang melinta, nongkrong dan berbelanja banyak tak mengenakan masker. Mereka yang melanggar dikenakan sanksi sosial untuk menyapu Alun-alunn Kaliwungu.

Sementara di Desa Wisata Karaoke, di Gambilangu Desa Sumberejo ditemukan ada tujuh pelanggar masker. “Mereka kami sanksi penahanan KTP selama dua pekan,” tuturnya.

Tapi di Gambilangu, Tim Gabungan juga menemukan pelanggaran lain. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2009 tentang miras. Dimana seluruh wilayah kendal harus Nol alkohol. “Kami temukan puluhan botol miras yang dijual oleh pengelola karaoke,” tambahnya.

Hendri Widodo salah seorang yang terjaring, mengaku tidak mengenakan masker lantaran hanya keluar sebentar. “Rumah dekat, keluar sebentar untuk cari makan. Jadi lupa mengenakan masker,” akunya.

Kabag Ops Polres Kendal, Winarno mengatakan jika dari Polres sangat mendukung adanya Razia Masker. Sebab memang kesadaran warga untuk mengenakan masker masih rendah. “Razia masker ini untuk keselamatan dan kesehatan bersama. Sebab untuk memerangi Covid ini harus dilakukan secara bersama-sama,” katanya.

Dari Polres Kendal, diakuinya akan menggiatkan operasi masker ini secara rutin. Yakni minimal sepekan dua kali. “Sehingga penularan Covid-19 di Kendal harapannya bisa menurun,” tambahnya. (bud/bas)

 

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *