Lakukan Monitoring, Dinas ESDM Temukan 53 Titik Semburan di Kesongo

oleh -21 views

BLORA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Tengah telah melakukan monitoring ke lokasi letusan Oro-oro Kesongo di Desa Gabusan, Jati, Blora,. Hasilnya, antara lain menemukan 53 titik tempat keluarnya lumpur dan gas yang masih aktif.

Kepala Seksi Energi Cabang Dinas ESDM Kendeng Selatan Provinsi Jawa Tengah Sinung Sugeng Arianto mengungkapkan, ada beberapa catatan setelah pihaknya melakukan kunjungan ke lokasi letusan di Oro-oro Kesongo.

”Peristiwa semburan lumpur itu tergolong mud volcano (gunung api lumpur),” kata dia kemarin.

Semburan lumpur tersebut, merupakan peristiwa alam lumpur bercampur gas bertekanan tinggi keluar ke permukaan bumi. Pihaknya juga mendapati pola retakan-retakan dominan berarah N 144 E dan sebagian kecil berarah N 250 E.

Selain itu, juga terdapat kerucut-kerucut lumpur atau grifon kecil tempat keluarnya lumpur dan gas yang baru serta masih aktif. Jumlahnya berdasarkan perhitungan kasar lebih dari 53 titik.

Sinung menambahkan, peristiwa tersebut juga terjadi depresi dan retakan-retakan besar dan panjang akibat penurunan muka tanah di sekitar titik semburan. Hal itu diperkirakan akibat pengosongan dapur lumpur di bawah permukaan bumi ketika semburan terjadi.

”Untuk meminimalisasi agar tidak ada korban jika ada semburan lagi, warga diminta untuk tidak beraktivitas di radius 300 meter dari pusat semburan,” terangnya.

Sinung menambahkan, lokasi paling berbahaya adalah zona di antara bledug Kesongo dengan semburan yang baru serta kelurusannya berarah N 144 E. Meski begitu, berdasarkan arahan Dinas ESDM Provinsi Jateng, ke depan perlu pengembangan potensi yang ada di Kesongo untuk wisata dan keperluan lain.

”Jadi, bisa memadukan potensi alam dan kearifan lokal dengan tetap mempertimbangkan potensi bahaya yang ada,” imbuhnya. 

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *