Kemenparekraf Bantu Ribuan Pekerja Pariwisata se-Kab Semarang

oleh -41 views

  • Jumat, 17 Juli 2020 | 20:57 WIB
  • Penulis:

UNGARAN, suaramerdeka.com – 8.126 orang pekerja pariwisata di Kabupaten Semarang yang menganggur imbas pandemi Covid-19 mendapat bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Bantuan berisi beras dan lauk siap saji itu langsung dibagikan kepada para penerima melibatkan seluruh Polsek di wilayah Polres Semarang.

“Alhamdulillah, seluruh usulan penerima dari Kabupaten Semarang disetujui. Jumlah penerima di sini paling banyak se Provinsi Jawa Tengah,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, Jumat (17/7).

Jumlah pekerja pariwisata di Kabupaten Semarang yang tercatat di Dinas Pariwisata, mencapai sepuluh ribu orang. Terdiri dari pemandu wisata, penjual cenderamata, dan kuliner di obyek wisata. Kemudian karyawan hotel yg dirumahkan, hingga pekerja di desa wisata. Setelah dilakukan sosialisasi rencana bantuan itu oleh Dinas Pariwisata, ada 8.126 orang pekerja yang mendaftar daring. Namun pihaknya akan tetap melakukan pendampingan kepada para pekerja pariwisata yang belum mendapat bantuan.

“Rencananya mereka hendak diusulkan untuk mendapat bantuan dari Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah,” imbuh dia.

Apabila dirinci, pekerja pariwisata penerima bantuan paling banyak berada di wilayah hukum Polsek Ungaran yang meliputi wilayah Ungaran Barat dan Ungaran Timur sejumlah 2.104 orang. Sedangkan personel Polsek Bergas menyerahkan kepada 1.295 orang, Polsek Bawen (544), Polsek Bandungan (2.028), Polsek Sumowono (103), Polsek Jambu (117), Polsek Ambarawa (267), Polsek Banyubiru (228), Polsek Getasan (106), Polsek Susukan (370), Polsek Tengaran (129), Polsek Kaliwungu (11), Polsek Suruh (52), Polsek Pabelan (189), Polsek Bringin (121), dan Polsek Tuntang (462).

“Kita berharap bantuan bisa dimanfaatkan teman-teman pelaku dan pekerja pariwisata di saat sulit seperti ini. Apalagi banyak tempat wisata yang ditutup dalam waktu cukup lama,” terang Dewi Pramuningsih.

Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Semarang Aris Susanto (40) yang dihubungi melalui sambungan telepon mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Kemenparekraf RI itu. Meski hanya sementara, bantuan itu bisa membantu anggotanya menyambung hidup. Karena sektor pariwisata benar-benar berhenti sejak empat bulan lalu.

“Banyak anggota HPI yang bekerja serabutan. Ada yang jadi kuli bangunan atau jualan apa saja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kami berharap ada semacam bantuan langsung tunai karena krisis di pariwisata ini kabarnya akan berlangsung lama,” ungkap Aris, yang saat ini bekerja sebagai sopir truk tanki air itu.


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *