Kemenparekraf Bantu 38.270 Sembako Pelaku Pariwisata Jateng

oleh -51 views

Semarang, Gatra.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan bantuan 38.270 paket sembako kepada pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

Penyerahan bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako) dilakukan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo di kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (7/7).

Penyaluran bantuan sembako kepada pelaku wisata dan ekonomi kreatif dilakukan petugas polisi Bhabinkamtibmas dengan menggunakan sepeda motor.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani menyatakan, paket sembako untuk membantu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak Covid-19.

“Sebanyak 38 ribu paket sembako yang kami berikan di Jateng. Jumlahnya masih bisa bertambah, karena kemungkinan ada belum tercover,” katanya.

Rizki berharap Covid-19 segera berakhir agar industri pariwisata di Tanah Air bisa kembali dibuka untuk masyarakat.

“Memang sudah ada beberapa pariwisata yang buka. Saya ingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatan,” harapnya.

Sementara Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf yang memberikan bantuan kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jateng yang terkena dampak Covid-19.

Selama pandemi Covid-19 sejak Maret 2020, praktis semua kegiatan pariwisata di Jateng berhenti total sehingga membuat ribuan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif kehilangan pendapatan.

“Kalau hari ini ada tambahan amunisi bantuan sembako, tentu akan memperkuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di tingkat bawah,” ujar Ganjar.

Adanya bantuan paket sembako ini, lanjut Ganjar dapat membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang selama ini tidak mendapat pemasukan lebih tenang, minimal dapur mereka dipastikan tetap mengepul selama masa pandemi.

“Kalau dapurnya sudah aman, akan bisa berusaha menggelindingkan ekonominya. Ide dan kreativitas pasti muncul. Mudah-mudahan bisa segera bangkit,” harap Ganjar.

Orang nomor satu di Pemprov Jateng ini menyebutkan sudah ada 91 destinasi wisata mulai dibuka setelah melakukan simulasi dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kami tetap awasi dengan protokol kesehatan ketat. Tidak ingin gelombang kedua yang diakibatkan karena dibukanya pariwisata,” ujar Ganjar.


Reporter: Insetyonoto

Editor: Anthony Djafar


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *