Ke Pasar Karangayu Semarang, Gubernur Jateng Sidak

oleh -46 views

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jateng Ganjar Pranowo rela bersepeda ke Pasar Karangayu, Kota Semarang, Jawa Tengah demi melihat kondisi warganya. Ia melakukan sidak setelah mendapatkan pemberitahuan bahwa ada tiga pedagang di pasar itu yang positif tertular Covid-19.

Kunjungannya ke Pasar Karangayu tak lupa ia abadikan lewat sebuah rekaman video yang kemudian ia unggah di Instagram TV @ganjar_pranowo, Minggu (7/6/2020). Sambil bersepeda ia terlihat masuk ke halaman pasar yang saat itu sedang ramai.

Ia menulis dalam kolom caption jika Pasar Karangayu akan ditutup sementara selama tiga hari. Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang setelah tiga pedagang di sana tertular virus corona.

Polisi Banyumas Cokok Pelaku Pencabulan 2 Perempuan Cilik

“Pak Wali Kota @hendrarprihadi merespon cepat karena ada yang positif. Mari kita siapkan diri menuju kebiasaan baru dengan disiplin pakai masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan pakai sabun,” tulis Ganjar dalam unggahannya.

Dalam video, terlihat para pedagang dan pembeli di pasar tersebut terlihat kaget dengan kedaatangan Ganjar. Sesekali ia terlihat menghentikan laju sepedanya saat melihat ada orang yang tidak memakai masker.

“Hayo maskernya dipakai. Ini bahaya lo, sudah dipakai saja,” ungkap Ganjar kepada para pengunjung seperti yang terpantau Semarangpos.com, Senin (8/6/2020).

Gudang Ban Terbakar di Kudus, 11 Mobil PMK Dikerahkan

Sebelumnya, Pasar Karangayu sudah mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan seperti memberi jarak tiap kios. Namun saat dikunjungi Ganjar, para pedagang malah berjualan dengan jarak yang sangat dekat.

“Sudah diatur sejak awal pertengahan April, Pak. Ini sudah ada garisnya tapi kena hujan jadinya luntur Pak,” ungkap salah seorang penjual di sana.

Mudah Menular

“Kalau kayak gitu bahaya, panjenengan kalau ketularan kan bahaya. Ditata lagi nggih, kalau memegang uang hati-hati. Mesakne nek satu pasar kena semua,” pesan Ganjar kepada warga pasar di sana.

Polisi Jamin Nasi Korban Rob di Pekalongan

Ganjar juga mengingatkan penjual dan pedagang di pasar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. “Dielekne aja ngeyel, timbang ora oleh dodolan neng kene [Diingatkan jangan nekat, daripada tidak boleh berjualan di sini],” ungkapnya.

Selain itu, dalam kolom caption, Ganjar juga meminta usul kepada para pengikutnya di Instagram perihal normal baru atau new normal. Follower-nya ditantang untuk membuat sebuah video pendek dan nanti akan mendapat hadiah menarik.

“Kamu punya usul untuk normal baru di angkot, pondok pesantren, pasar tradisional, tempat wisata, resepsi pernikahan atau yang lain? buat video pendek, yang menarik saya kasih kaus,” tulisnya sebagai penutup caption.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

https://www.instagram.com/tv/CBIYIT0hVzk/?utm_source=ig_web_copy_link



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *