Era Kenormalan Baru, Puluhan Operator Tur Siap Buka Kembali Perjalanan Wisata

oleh -38 views

PANDEMI COVID-19 membuat berbagai sektor bisnis terkena dampak yang cukup signifikan. Salah satunya yakni pelaku pariwisata seperti operator wisata, hotel, restoran hingga penyedia jasa transportasi, terpaksa harus menghentikan kegiatannya.

Di masa new normal ini, para operator wisata mulai menggeliat. Mereka mencoba bangkit dan beradaptasi dengan kondisi kenormalan baru yang digaungkan oleh pemerintah.

Baca Juga:

Wisata Antariksa Seharga Rp1,7 miliar, Berani Coba?



Operator Tour kembali bangkit membuka perjalanan wisata dengan protokol kesehatan (Foto: instagram @travelbuddies_id)

Setelah sekitar 4 bulan kegiatan wisata domestik ditiadakan guna memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia. Puluhan operator tur di wilayah Pulau Jawa berkolaborasi untuk melakukan pergerakan yang bertujuan membangkitkan gairah pariwisata domestik Indonesia.

Pergerakan itu tersebut bertujuan untuk membangun kembali industri pariwisata dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Setidaknya 100 agen perjalanan wisata dari berbagai penjuru indonesia, berkomitmen untuk bergerak bersama membuat trip simulasi yang bertajuk #kembaliberwisata.

“Sejumlah pelaku pariwisata atau agen tur dan travel punya keresahan yang sama. Saat ini pariwisata sangat menurun karena terdampak banget pandemi COVID-19. Akhirnya kita buatlah proyek ini, kita kumpulin teman-teman pariwisata yang mau berkontribusi bersama dengan tujuan ngebangkitin pariwisata kembali,” ungkap Sean Richard selaku Koordinator pelaksana event #kembaliberwisata.

Menurut Sean, event #kembaliberwisata akan menyasar dua destinasi, yakni wisata bahari kepulauan Pahawang di Kabupaten Pesawaran, Lampung, dan Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

“Karena waktu kumpul di kantor ada beberapa teman dari agen tur yang joint, hampir rata-rata mereka sudah berpengalaman di Pahawang dan Dieng. Alasan yang kuat juga, Dieng dan Pahawang enggak butuh transportasi yang gimana-gimana seperti harus naik pesawat. Kita pakai jalur darat sudah bisa menempuh tujuan,” jelas Sean dari @travelbuddies_id.

Event tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 24-26 Juli 2020 dengan target maksimum 200 orang di setiap destinasi.

Baca Juga:

Pemandangan ‘Api Terjun’ di Kota Ini Jadi Viral dan Pikat Wisatawan

Event #kembaliberwisata akan digelar selama tiga hari (Foto: instagram @pulaupahawang.id)

Menurut Sean agendanya kurang lebih sama seperti trip-trip yang biasa dilakukan sebelumnya. Hanya pada event ini betul-betul dikemas oleh puluhan pelaku pariwisata profesional dengan matang. Penuh dengan keseruan, didokumentasikan dengan gaya menarik, dan rundown acara yang padat yang menawarkan liburan mengesankan.

Nantinya pada event #kembaliberwisata, seluruh peserta yang ikut diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Sebelum berangkat kendaraan transportasi akan disemprot dengan desinfektan terlebih dahulu. Setelah itu, mulai di Jakarta para peserta akan dilakukan pengecekan suhu berkala, wajib menggunakan masker dan hand sanitizer.

Selain itu, para peserta tur juga harus mengisi form kesehatan, dengan tujuan untuk memastikan jika seluruh pserta yang mengikuti kegiatan tersebut betul-betul sehat. Nantinya, saat sampai tujuan di Kepulauan Pahawang atau Dataran Tinggi Dieng, akan dilakukan pengecekan suhu tubuh kembali.

Setelah itu, sesampainya disana akan ada sedikit perbedaan dari trip biasanya. Untuk tranportasi laut yang biasa diisi kapasitas 100% akan dikurangi menjadi sekitar 70%. Sementara untuk penginapan yang kapasitasnya bisa ditempati 100% menjadi hanya 50%-70%.

Begitu juga dengan jumlah maksimum satu destinasi wisata, yang biasanya 500 orang kini dikurangi hanya untuk 200 orang saja. (Ryn)

Baca juga:

Deretan Spot Wisata di Penajam Paser Utara yang Wajib Dikunjungi



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *