Dilema Anak Sekolah Pinggiran Cilacap, Sinyal Susah Tatap Muka Terancam Covid-19

oleh -34 views

Liputan6.com, Cilacap – Memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), sejumlah sekolah yang berada di wilayah pinggiran Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menghadapi dilema.

Di satu sisi, pemerintah tidak menghendaki adanya pertemuan tatap muka secara langsung. Akan tetapi, di sisi lain, jika MPLS dilakukan secara virtual, banyak peserta didik yang kesulitan mengakses jaringan internet bahkan ada yang tidak memiliki perangkat telekomunikasi yang memadai.

Maklum saja, tak semua sekolah berada di wilayah kota. Beberapa di antaranya, bahkan didirikan di wilayah pegunungan yang jauh dari jangkauan sinyal selular.

Di Cilacap, dari 196 SMP plus dua SMP rintisan di Kawunganten dan Cimanggu, ada satu sekolah yang telah mengajukan MPLS dengan tatap muka langsung, yaitu SMPN 1 Kawunganten.

“Baru mengajukan melalui WA, belum resmi. Sudah dibaca tapi belum ditindaklanjuti karena harus konsultasi dulu,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Kastam, Jumat, 10 Juli 2020.

Dinas pendidikan sebelumnya telah menerbitkan surat edaran agar sekolah menggelar MPLS secara daring. Itu semua, dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

 

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *