Dihamtam Ombak 4 Meter, Seorang Pemancing Hilang di Laut Selatan

oleh -23 views

PIKIRAN RAKYAT – Dua orang pemancing terhempas dan terjungkal ke laut setelah gelombang setinggi 4 meter menghamtam area pemancingan Karangjengking, Pantai Pasir, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, sekitar pukul 17.15 WIB, Senin 15 Juni 2020.

Satu orang selamat dan seorang lagi hilang. Korban yang hilang bernama Nugroho (50) Warga Dusun Perebutan, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. 

SAR Gabungan menurunkan tim nya untuk melakukan pencarian. Pada hari pertama pencarian tidak berhasil. Pencarian kemudian dilanjutkan Selasa 16 Juni 2020 pagi.

Baca Juga: Gelar Diskusi #PapuanLivesMatter, UI Pertimbangkan Sanksi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I  Nyoman Sidarta mengatakan, fokus pencarian dibagi menjadi dua, yaitu SRU (SAR Rescue Unit) darat dan Laut.

“Untuk SRU Darat kita bagi juga di beberapa titik untuk melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah barat dan timur sejauh 500 meter dan pemantauan dari atas tebing di sekitaran tempat kejadian, tepatnya Pantai Karang Penganten, Pantai Surumanis, Pantai Srati Pecaron, dan Bukit Silayur,” katanya.

Baca Juga: Di Tengah Covid-19, 1.158 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Sukabumi Dilantik

Kemudian, lanjut Nyoman, untuk pencarian lewat laut dengan menggunakan perahu Jukung Katir untuk akses masuk lewat Pantai Menganti penyisiran di laut selayan, sekitar tempat kejadian dengan radius 1 Nouticle Mil kearah barat dan timur dari lokasi kejadian.



“Pencarian korban cukup berat. Pasalnya area pencarian yang luas dengan medan tebing yang curam. Dan, ombak yang berubah-ubah serta cuaca mendung,” katanya.

Baca Juga: Badruzaman : Meski Kondisi Ekonomi Sulit, Tetaplah Berkurban

Unsur SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Polsek Ayah, Koramil Ayah, Pos AL Logending, Satpol Air Kebumen, BPBD Kebumen, SAR Lawet Perkasa, Tagana Kebumen, Banser Kebumen, Gertak’s Kebumen, MTA Kebumen, SAR Elang Perkasa, Cilacap Rescue, nelayan sekitar dan keluarga korban. ***



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *