Diduga Tertular di Lingkungan Indekos, Mahasiswi di Purwokerto Positif Covid-19

oleh -39 views

PIKIRAN RAKYAT – Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap akan melakukan tracing terhadap pasien seorang mahasiswi di Purwokerto yang terkonfirmasi  positif Covid-19. 

 Perempuan usia 23 tahun warga Desa Kutabima Kecamatan Cimanggu,
Kabupaten Cilacap, diperkirakan tertular di tempat indekos di  Purwokerto, Banyumas Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana Dewi pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas untuk tracing  contact kepada keluarga maupun teman yang sudah berkomunikasi dengan pasien yang mahasiswi tersebut.

Baca Juga: Konflik India-Tiongkok Memanas, Selain 20 Orang Tewas Ada 4 Prajurit India yang Dilaporkan Kritis

Dia memperkirakan tertular corona di lingkungan indekos  sebab informasinya  dia banyak tinggal di kos. Mengenai kemungkinan di kampus, Pramesti bisa jadi ada kemungkinan ke arah sana.

“Untuk perempuan warga Desa Kutabima, merupakan mahasiswi di Purwokerto, dan informasinya dia banyak tinggal di kos atau kampus atau tempat lain dimana banyak kontak dengan rekan-rekannya,” kata Pramesti Rabu, 17 Juni 2020.

Mengenai di universitas dan lokasi kos Pramesti mengaku, belum menanyakan secara detail kepada petugas tracing. “Yang jelas kami akan koordinasi dengan  Dinas Kesehatan Banyumas untuk tracing kontak,” terangnya.

Baca Juga: Dilaporkan ke Kominfo oleh Charlie Wijaya, Bintang Emon Ungkap Pernyataan dari PSI

Jumlah pasien positif corona hasil swab di Cilacap bertambah  dua orang, selain mahasiswi tersebut yang lainnya adalah laki-laki usia 29 tahun warga Desa Gombolharjo Kecamatan Adipala.

Menurutnya, dua orang pasien yang dinyatakan positif merupakan penularan baru. Bukan karena adanya penularan dari kluster yang sudah ada.

Sedangkan untuk laki-laki asal Desa Gombolharjo, bukan dikarenakan adanya penularan dari pasien Kluster Lembang, yang berasal dari daerah yang sama.

Baca Juga: Warga Sulit Berobat meski Datang Subuh, RSUD Soreang Akui Ada Indikasi Jual Beli Nomor Antrean

“Yang Gombolharjo merupakan pemudik asal Jakarta, dan bukan (penularan) kluster Lembang, meski kebetulan tinggalnya satu RT dengan pasien positif di sana,” katanya.

Untuk itu, Dinas Kesehatan sudah melakukan penanganan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), dengan disiolasi, serta melakukan terapi.

Sebelumnya Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan ada dua
orang tambahan pasien positif Covid-19 di Cilacap. Selain itu juga ada tiga orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni, masing-masing satu orang warga Majenang, Cimanggu dan Gandrungmangu.

“Sehingga jumlah kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 57 orang, dengan rincian 33 orang sembuh, 23 dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. Sedangkan PDP dirawat berjumlah 29 orang, dan ODP sebanyak 14 orang,” katanya.

Bupati tetap menghimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Tetap diam di rumah, jaga jarak, hindari kerumunan, selalu memakai masker, selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan menerapkan pola hidup sehat.***



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *