Di Tengah Pandemi Covid-19, Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Walisongo Tekankan Produktifitas

oleh -149 views

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANGFakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menggelar halal bi halal secara virtual, Kamis (4/6) lalu.

Ajang silaturahmi virtual itu diikuti oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, staf, alumni dan mahasiswa.

Dalam silaturahmi virtual pihak penyelenggara juga mengundang penceramah Ki Ulin Dalang asal Cilacap.

Dorce Gamalama Bermimpi Didatangi Orang Tua, Suruh Temui Raffi Ahmad

Geng Kriminal Ini Menyamar jadi Dokter dan Kenakan APD, Tak Disangka Inilah yang Mereka Lakukan

Mantan Kapolri & 2 Relawan Jokowi Duduki Kursi Komisaris BUMN Waskita Karya yang Baru

Rumah Korban Helikopter MI-17 Almarhum Lettu CPN Wisnu Dipenuhi Karangan Bunga

Dalam acara produktifitas di tengah pandemi covis-19 untuk memajukan bangsa terus ditekankan.

Dijelaskan Dekan FITK UIN Walisongo Semarang, Lift Anis Mashumah, selama darurat covid-19, FITK tetap menjalankan kegiatan akademik sesuai dengan kalender yang telah ditetapkan.

“Selama pandemi semua kegiatan akademik dijalankan dari rumah dan berjalan lancar,” paparnya, Sabtu (6/6/202).

Dilanjutkannya, baik perkuliahan, bimbingan skripsi atau tesis, ujian kompre dan ujian skripsi digelar secara online.

“Sebentar lagi juga akan didesain Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) virtual. Visi kami meski di tengah pandemi namun bisa tetap produktif, serta menelurkan inovasi dan berprestasi.

Sebab kampus sedang bersiap menuju new normal yang akan berjalan sesuai dengan protokol yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, akademisi harus pandai menyikapi situasi di tengah pandemi Covid-19.

“Akademisi harus pandai menyikapi kondisi terkini, perguruan tinggi juga harus bisa beradaptasi agar suasa kampus lebih nyaman,” paparnya.

Ia menyampaikan aktifitas dan komunikasi tidak boleh berhenti, termasuk dalam membangun kinerja agar tetap produktif.

“Walaupun bekerja dari rumah, tapi tetap produktif. Maka silaturahmi virtual yang sudah dilaksanakan dapat dimaknai untuk menyambung kasih sayang, kebersamaan akal pikiran, kebersamaan jiwa dan kebersama dalam doa harapan,” tambahnya. (bud)

Terima 8 Laporan KDRT Selama Pandemi, LRC-KJHAM: Akses Terbatas Membuat Korban yang Melapor Sedikit

Besok Disdukcapil Kota Semarang Buka Lagi Layanan Perekaman Data Penduduk

Calon Jamaah Haji Banjarnegara Bisa Ajukan Pengembalian Uang Pelunasan Haji

Viral Kisah Nasabah BNI Difable Saat Pandemi di Semarang: Aku Yakin, Masih Ada Jalan



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *