Bupati Pekalongan Asip Kholbihi : Wisata Mulai Buka Tapi Harus Patuhi Protokol Kesehatan

oleh -82 views

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN – Jelang new normal, Pemerintah Kabupaten Pekalongan pelan-pelan akan mulai membuka tempat-tempat wisata.

“Kita akan buka pelan-pelan sektor pariwisata di Kabupaten Pekalongan, permasalahan ini sudah didiskusikan beberapa waktu yang lalu,” kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com, Minggu (14/6/2020).

Menurutnya, pembukaan tempat-tempat wisata akan di mulai pelan-pelan, terutama di daerah hijau seperti di wilayah Kecamatan Petungkriyono.

Biodata Dita Karang, Remaja Yogyakarta Viral Masuk Member Girlband K-Pop Secret Number

Jordi Onsu Minta Polemik Ayam Geprek Bensu Dengan Benny Sujono Diselesaikan Damai

Viral Saat Polisi Evakuasi Ayla Kecelakaan di Jurang, Ditemukan Mayat Wanita di Dalam Datsun Silver

Sosok Lettu Vira Yudha Korban Heli Jatuh di Kendal Dikenal Mengayomi Keluarga

“Kecamatan Petungkriyono merupakan daerah hijau, jadi pendatang atau wisatawan yang akan masuk ke Petungkriyono harus menggunakan masker dan kita screening.”

“Pengelola juga sudah kami lengkapi alat pengukur suhu tubuh,” ujarnya.

Bupati Asip juga menjelaskan, pos-pos wisata di Kabupaten Pekalongan utamanya wisata alam, banyak terdapat di daerah hijau yaitu di Kecamatan Petungkriyono.

“Alhamdulillah sebagian wisata kita berada di zona hijau, meski begitu harus kita jaga agar tetap hijau.

Apabila, ada pengunjung yang tidak menggunakan masker dan suhu tubuhnya tinggi tidak diperbolehkan masuk wisata,” jelasnya.

Sementara itu, Rojiun (33) pemuda Desa Kayupuring saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan, untuk wisata di Petungkriyono beberapa wisata sudah ada yang buka seperti Black Canyon.

Walaupun sudah dibuka, pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan seperti imbauan yang sudah diberikan dari pemerintah.

“Sudah dibuka mas untuk objek wisata, kami dari pengelola sudah menerapkan protokol kesehatan seperti pengunjung harus menggunakan masker, cek suhu tubuh, menyiapkan tempat cuci tangan, dan jaga jarak,” katanya. (dro)

Pasien Positif Corona di Jakarta Ini Kabur dari Rumah Sakit, Mudik ke Pekalongan Naik Motor

1.600 Sampel Masih Antre untuk Diuji, Wali Kota Hendi Ubah Strategi

Polimarin Semarang Akan Tiru Model Pendidikan Vokasi di Jerman

Pilkada Serentak di Jateng, Jumlah Pemilih Dibatasi 500 Orang Tiap TPS



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *