Bupati Gencarkan Sidak Pegawai – Berita Seputar Cilacap & Banyumas

oleh -11 views


Bupati bersama tim saat melakukan sidak di kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah pada Senin (20/7/2020). 

BANJARNEGARA,Serayunews.com-Upaya peningkatkan disiplin pegawai terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Satu yang dilakukan dalam peningkatan disiplin ASN adalah inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah OPD yang ada di Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bersama dengan Kepala Badan Kepedawaian Daerah (BKD) Kepala Dinkominfo, dan Satpol PP melakukan sidak pada sejumlah OPD.

“Tadi kita melakukan sidak pada Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup (DKPPLH), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” kata bupati Banjarnegara Budhi Sarwono usai melakukan sidak, Senin (20/7/2020).

Menurutnya, selama pandemi covid 19, absensi pegawai dilakukan secara manual, untuk itu bupati bersama tim langsung mengecek kehadiran pejabat dan staff yang ada di kantor tersebut. Pada Dinas Perpusda, bupati mendapati satu ASN yang belum ada di ruangannya, sementara pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan BPBD, tim kembali mendapati ASN yang tidak berada di ruangnya, sedangkan pada Dinas Kesehatan semua pegawai hadir dan menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kami sangat menyayangkan karena masih ada ASN yang berada di luar kantor dan tidak memiliki surat tugas, padahal ASN adalah orang-orang pilihan yang mempunyai kemampuan untuk membantu pembangunan di Banjarnegara. “Mestinya semua pegawai melakukan absensi rutin, dan tetap di kantor untuk melayani masyarakat dan menyelsaikan tugas-tugas. Kecuali ada keterangan tugas dinas yang jelas,” ujarnya.

Dikatakanya, jika ke depan masih kembali ditemukan ASN yang tidak berada di kantor tanpa surat tugas, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas. Bupati juga mengajak pasa ASN untuk mengubah cara pandang pegawai, sebab pegawai merupakan amanah dan harus bekerja secara profesional, disiplin dan berintegritas.

“Rakyat yang menilai kinerja kita. Maka saya sangat tidak setuju jika ada pejabat, staf baik PNS, PTT maupun THL yang kerja apa adanya, tidak disiplin dan tidak mau bekerja secara maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan sidak penertiban kedisiplinan pegawai. ASN harus ada di ruangan, kecuali ada halangan atau tugas luar, yang dibuktikan dengan surat tugas atau surat ijin.

“Yang jelas ASN harus ada di ruangan. Tidak boleh keluar pada jam dinas untuk tujuan yang tidak jelas. Kecuali memang ada tugas,” ujarnya.

Dia juga mengatakan jika BKD akan memberikan sanksi kepada ASN sesuai dengan aturan yang berlaku jika terbukti melanggar kedisiplinan.

“Kami akan melakukan pengecekan, jika terbukti melanggar kami akan memberikan sanksi. Bisa pembinaan lisan, teguran tertulis, kalau yang berat bisa sanksi tegas berupa penundaan kenaikan pangkat,” katanya. (oel)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *