Bupati Asip Dorong Desa di Kabupaten Pekalongan untuk Berinovasi

oleh -2 views

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, akan terus dorong seluruh desa di Kabupaten Pekalongan untuk melakukan gotong-royong dan berinovasi guna terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan maju.

Hal tersebut diungkapkan, seusai membuka acara Gowes Charity Merdeka di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Selasa (18/8/2020) siang.

Bupati Asip menyampaikan bahwa di Desa Bukur memiliki empat potensi keunggulan desa yang cukup memadai yaitu berupa sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya sosial, dan sumber daya finansial.

Oleh karena itu, pihaknya sangat optimis bahwa Desa Bukur dapat maju apabila bisa mengembangkan keempat potensi tersebut.

“Keempat potensi strategis yang dapat dilihat di Desa Bukur untuk dilakukan pengembangan, yaitu sumber daya alam berupa daerah persawahan yang luas, hutan, sungai dan Bendungan Gembiro yang sudah dikenal masyarakat luas sebagai aset wisata di Desa Bukur,” kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com.

Selanjutnya adalah potensi sumber daya manusia dan sumber daya sosial di Desa Bukur yang menurutnya sangat kuat.

Hal itu dapat terlihat dari solidaritas dan kualitas masyarakat yang bergotong royong untuk memajukan Desa Bukur.

“Lalu untuk sumber daya finansialnya, tentu dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan dikelola dengan sumber daya manusia yang memadai, maka hal ini tentu akan meningkat perekonomian desa,” imbuhnya.

Asip mengungkapkan, bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan khusus kepada Desa Bukur untuk melakukan pengembangan potensi desa dengan menggandeng anggota Bumdes Desa Bukur.

“Kami akan melakukan pendampingan khusus kepada desa-desa yang punya banyak potensi utamanya adalah dengan pendekatan optimalisasi pemanfaatan dana desa, agar nanti dana desa itu diswitch ke Bumdes kemudian Bumdes melakukan kerja-kerja yang punya skala ekonomi sehingga manfaatnya nanti untuk membangun desa,” ungkapnya.

Bupati Asip juga berpesan, kepada seluruh peserta yang mengikuti gowes untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan berjaga jarak dan menggunakan masker supaya kegiatan bisa berjalan lancar dan masyarakat tetap sehat.

“Yang penting tetap jaga jarak dan pakai masker ya, karena sekarang kita sedang menghadapi situasi wabah virus Covid-19 sehingga semuanya wajib mematuhi aturan tersebut,” pesannya. (*)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *