Berburu Spot Foto di Kembang Langit Park Forest Kopi Batang

oleh -2 views

TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Masyarakat di Kabupaten Batang mungkin sudah tidak asing dengan tempat ngopi hits Forest Kopi yang berada di Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado.

Kedai kopi dengan konsep alam yang berada di tengah hutan pohon damar ini sudah menyedot masyarakat luas bahkan dari luar daerah Batang.

Selain untuk tempat ngopi, kini Forest Kopi juga bisa menjadi tempat wisata menarik dengan wahana spot foto baru yakni Kembang Langit Park.

Terdapat beberapa spot foto di Kembang Langit Park seperti jembatan di tengah hutan, taman bunga, arena camping ground serta beberapa ornamen arsitektur gaya kafe outdoor yang menawan dipadukan panorama alam hutan damar.

Pengunjung juga nampak asyik berburu foto menggunakan smartpone dan kamera.

Seperti Winda Oktaviyani, meski sudah tiga kali berkunjung ke Forest Kopi tapi dia selalu dikejutkan dengan spot-spot foto baru.

“Ke Forest Kopi sudah tiga kali yaa, setiap kesini selalu ada perubahan baru, wahana spot-spot baru, tempatnya juga asyik buat nongkrong ngopi apalagi konsepnya beda dengan kedai kopi lainnya,” ujar warga Pekalongan itu.

Pemilik Forest Kopi, Nanang mengatakan sejak pandemi melanda pihaknya sempat menutup usaha dan memanfaatkan wakti tutup untuk merenovasi dan menambah wahana baru Kembang Langit Park.

“Kami sempat tutup ya dari Maret sampai diijinkan kembali pada pertengahan Juni kemarin setelan simulasi oleh Disparpora dan Dinkes Batang, dan saat libur itu kami merenovasi tempat juga menambah wahana foro Kembang Langit Park,” tuturnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (23/8/2020).

Dikatakannya, untuk pengunjung saat weekday bisa mencapai 500 sampai 1000 orang dan weekend hingga 1500an orang.

Meski sangat ramai, pihaknya tetap mengutumakan protokol kesehatan seperti memberikan jarak antar meja kursi satu dan lainnya.

“Meja kursi pengunjung sudah kami tata dengan jarak, dan kami juga tekankan protokol kesehatan dari depan sebelum masuk security telah standby cek suhu, meminta pengunjung cuci tangan, memakai masker dan mengisi data diri,” jelasnya.

Dengan bekerjasama PT.Perhutani lahan yang digunakan Forest Kopi saat ini telah mencapai 8,8 hektare.

“Kami bekerjasama dengan PT.Perhutani, dengan luas lahan saat ini 8,8 hektare dan insyaallah akan bertambah 10,8 hektare karena akan ada beberapa wahana baru lagi seperti taman air, taman hammock, juga villa,” pungkasnya. (din)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *