Bandungan Semarang Zona Resiko Tinggi Corona, Camat: Warga Positif Corona Berasal dari Klaster Pasar

oleh -25 views

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Kecamatan Bandungan jadi satu-satunya wilayah di Kabupaten Semarang yang masuk zona risiko tinggi corona.

Sebab saat ini dari 156 kasus corona di Kabupaten Semarang, sebanyak 33 kasus terjadi di Bandungan.

Camat Bandungan, Anang Sukoco, mengatakan, pihaknya bersama Dinkes Kabupaten Semarang dan Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang telah melakukan pendataan terhadap masyarakat Bandungan yang terkena corona.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Polisi Aipda Indri Tewas Kecelakaan, Jasad dan Motor di Selokan

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Brigadir Andi Tewas Ditabrak Mobil, Sopirnya Tak Terima Ditegur

Kata Polisi Hana Hanifah Ketagihan dengan Prostitusi Online, Ini Alasannya, Klien di Kota Besar

Viral PSK Tanpa Busana Muncul di Belakang Dosen Saat Webinar Isu Papua, Ini Faktanya

“Dari pendataan kami, sebagian besar kasus di Bandungan berasal dari klaster pasar di Kota Semarang,” jelas Anang, Rabu (15/7/2020) sore.

Ia menjelaskan, warga Bandungan yang terkena corona bekerja di pasar-pasar di Kota Semarang.

“Bandungan kan pusatnya sayur dan buah.

Dari tracing yang dilakukan, warga kami berjualan di Kota Semarang, dan terkena corona dari situ,” papar Anang.

Terkait kebijakan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang mengevaluasi pembukaan tempat hiburan malam dan tempat wisata di Bandungan, ia mengaku memahaminya.

Anang pun mengaku telah berulangkali melakukan monitoring ke beberapa tempat hiburan malam yang ada di Bandungan.

“Kami cek bersama Satpol PP dan Dinkes Kabupaten Semarang. Cek protokol kesehatan yang ada di sana seperti apa,” lanjutnya.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *