Antisipasi Kemacetan saat Libur Panjang, Ditlantas Polda Jateng Turunkan 2604 Personel

oleh -2 views

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menurunkan ribuan personel untuk mengamankan arus lalu lintas selama libur panjang yang bertepatan dengan cuti bersama Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah.

Mereka akan mengamankan sejumlah tempat seperti jalan tol hingga jalur arteri yang berada di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Saat melakukan kunjungan di Klaten, Wadir Lantas Polda Jawa Tengah, AKBP M Syarhan mengatakan, pihaknya akan menerjunkan sejumlah personel.

Selain untuk mengantisipasi kemacetan, mereka juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

“Saat ini ada 2604 ya, personel jajaran dari satuan lalu lintas jajaran di polda jawa tengah bersama direktorat lalu lintas yang melaksanakan pengamanan,” ujar Syarhan, kepada TribunSolo.com, Jumat (21/8/2020).

Penyelenggara Hajatan di Klaten Sudah Diperbolehkan, Termasuk dengan Acara Hiburannya

Objek Wisata di Klaten Mulai Dibuka, Namun Objek Wisata Air Seperti Umbul masih Ditutup

Pemkab Klaten Mulai Izinkan Sejumlah Tempat Wisata Beroperasi, Namun dengan Penerapan Protokol Ketat

Kisah Anak Pedagang Cireng di Solo yang Raih Gelar S2 di UNPAD, Pernah Diejek Karena Ingin Kuliah

Menurutnya, adapun beberapa titik strategis yang dipantau diantaranya jalan lintas dari arus masuk keluar dari Jawa Barat ke Jawa Tengah.

Selain itu, pihaknya juga memantau jalur masuk dari Jawa Timur ke Jawa Tengah.

“Kita pantau semua, baik itu dari jalur barat ke timur maupun sebaliknya, terutama itu menjadi arus masuk dari brebes sampai ke kali kangkung lalu hingga jalur di sragen yang berbatasan dengan jawa timur,” jelas Syarhan.

Selain memantau jalan tol serta jalan arteri, pihaknya juga memantau jalur-jalur utama menuju objek wisata yang ada di Jawa Tengah.

“Jadi tidak hanya terfokus pada pengguna jalanan saja, tapi kita juga melakukan pemantauan dan pengamanan di objek wisata,” katanya.

Syarhan mengaku saat ini hanya sekira 62 objek wisata yang berada di Jawa Tengah saat ini dibuka.

“Memang untuk saat ini hanya beberapa objek wisata yang ada di jawa tengah yang buka, itu karena adanya pandemi covid-19,” aku Syarhan.

Lebih lanjut, pihaknya berharap kepada masyarakat tetap patuh dan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat berkunjung ke objek wisata yang ada di Jawa Tengah.

“Kami berharap pengunjung juga peduli terhadap penanganan covid-19 di objek wisata,” harapnya. (*)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *