Akan Terapkan New Normal, Cilacap Tambah Empat Positif 

oleh -26 views


 

Cilacap, Serayunews.com-Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap kembali bertambah empat orang pada Kamis (4/6/2020). Keempatnya merupakan penularan dari Kluster Lembang Bandung.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan jika empat orang tambahan positif ini seluruhnya berasal dari Kecamatan Majenang. “Empat orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni laki-laki usia 82 tahun dan perempuan usia 46 tahun warga Desa Mulyasari, laki-laki usia 40 tahun warga Sindangsari dan laki-laki usia 46 tahun warga Desa Jenang,” ujar Bupati melalui rilis yang diterima Serayunews.com.

Selain itu, hasil laboratorium juga menyatakan bahwa ada tiga orang pasien konfirmasi positif, dinyatakan sembuh. Ketiganya yakni, perempuan usia 55 tahun warga Desa Jenang Kecamatan Majenang, perempuan usia 24 tahun warga Desa Bantarmangu Kecamatan Cimanggu dan perempuan usia 64 tahun warga Kelurahan Gunung Simping Kecamatan Cilacap Tengah.

“Serta ada 16 orang PDP yang dinyatakan negatif Covid-19, salah satunya pasien yang sudah meninggal di Kecamatan Gandrungmangu pada 28 Mei lalu,” katanya.

Sehingga sampai saat ini jumlah kasus konfirmasi positif di Cilacap ada sebanyak 52 orang dengan rincian, 29 orang sembuh, 22 orang masih dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. Sedangkan PDP dirawat sejumlah 24 orang dan ada 8 orang dalam pemantauan (ODP).

Bupati tetap meminta masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19, apalagi Cilacap akan menghadapi tatanan kehidupan baru. Dengan tetap diam di rumah, jaga jarak, hindari kerumunan, selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, dan menerapkan pola hidup sehat.

Sementara itu, Camat Majenang Iskandar Zulkarnaen mengatakan penambahan positif ini berasal dari kluster Lembang, bukan karena adanya kluster baru seperti pemudik. Penambahan ini juga dari hasil tracing dan rapid tes yang dilakukan secara massal kepada masyarakat yang sudah kontak dengan pasien positif.

“Di Majenang hanya dari satu Kluster Lembang, bukan dari kluster pemudik, atau trans lokal, ini yang membuat ayem. Karena sudah tersisir, terdeteksi dan terlokalisir semuanya, karena di Majenang sudah dilakukan rapid test sampai 300, agar semua terdeteksi. Prediksi minggu ini puncak, dan kedepannya tinggal menunggu sembuhnya dari yang positif maupun PDP,” katanya.

Untuk itu, dengan akan diterapkannya tatanan kehidupan baru atau new normal ini, empat desa yang masih zona merah, dan dua desa yang masih zona hijau, belum direkomendasikan untuk membuka tempat ibadah. Sedangkan desa yang zona hijau, sudah diperbolehkan untuk membuka tempat ibadah, dengan ketentuan sudah disiapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk desa zona merah ada empat, Desa Jenang, Sindangsari, Mulyasari dan Padangjaya, tidak direkomendasikan untuk melakukan penerapan new Normal, dan zona kuning Desa Boja dan Bener, masih dipertimbangkan,” ujarnya.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *